“Perawatan hariannya hampir sama seperti di rumah, mulai dari pemberian makan dan minum sesuai jadwal hingga menjaga kebersihan kandang. Kucing biasanya sudah terbiasa buang air di tempatnya, jadi kami tinggal membersihkannya saja,” ujarnya.
Selain kebersihan kandang, kondisi tubuh kucing juga menjadi perhatian selama masa penitipan.
“Untuk kebersihan badan kucing juga kami perhatikan. Jika tidak terlalu kotor biasanya dibiarkan saja, tetapi jika sudah terlihat kotor biasanya akan dibersihkan atau dimandikan,” kata dia.
Baca Juga:Dirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di Pameungpeuk
Bakhtiar menuturkan, tempat penitipan tersebut khusus menangani kucing peliharaan milik pelanggan yang biasanya bepergian ke luar kota.
“Di tempat ini kami khusus menangani kucing saja. Mayoritas kucing yang dititipkan adalah kucing peliharaan yang memang memiliki pemilik, biasanya karena pemiliknya sedang bepergian atau mudik,” ujarnya.
Menurut dia, sebagian besar pelanggan telah memesan tempat jauh sebelum Ramadan karena kapasitas kandang yang terbatas.
“Biasanya pelanggan sudah melakukan pemesanan bahkan sebelum bulan puasa. Setiap tahun pola seperti itu memang sering terjadi karena jumlah kandang terbatas,” katanya.
Sebagian pelanggan juga merupakan pelanggan lama yang sudah pernah menggunakan layanan klinik atau penitipan di tempat tersebut.
“Sebagian besar pelanggan juga merupakan pelanggan tetap yang sebelumnya sudah pernah datang ke klinik atau tempat penitipan ini. Untuk pemesanan atau komunikasi biasanya cukup melalui WhatsApp,” kata Bakhtiar.
Dia berharap, usaha penitipan hewan tersebut dapat terus berkembang dengan tetap mengutamakan kesejahteraan hewan.“Harapannya ke depan tentu ingin terus berkembang. Namun karena ini berkaitan dengan makhluk hidup, yang paling penting bukan hanya fasilitas kandang, tetapi juga tim yang solid dan benar-benar penyayang hewan,” pungkasnya.
