Ia ikut mengantre untuk mendapatkan layanan setelah mendapat informasi dari sesama driver di grup komunitas.
Bagi Rizal, perawatan kendaraan seperti penggantian oli dan kampas rem biasanya harus disisihkan dari pendapatan harian yang tidak menentu.
“Kalau ganti oli sama kampas rem biasanya lumayan biayanya. Jadi kalau ada yang gratis seperti ini sangat membantu, apalagi penghasilan kami kan harian itu juga ga nentu,” kata Rizal.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
Pengeluaran untuk perawatan motor sering kali harus ditunda ketika pendapatan sedang menurun, sehingga program seperti ini dinilai sangat meringankan beban para pengemudi ojol.
Rizal berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar lebih banyak pengemudi ojol merasakan manfaatnya.
“Kalau bisa ada lagi ke depannya. Tidak hanya menjelang Lebaran, mungkin bisa rutin sebulan sekali. Lumayan buat membantu teman-teman ojol, jadi bisa bekerja dengan kendaraan yang prima,” katanya. (kar)
