Sementara itu, penyedia jasa penukaran uang lainnya, Roy (45), menyebut biaya penukaran yang dipatok tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu mungkin sekitar 10 persen, sekarang bisa sampai 15 persen,” kata Roy.
Namun, ia menjelaskan tidak seluruh keuntungan tersebut menjadi milik pelapak yang membuka jasa penukaran di pinggir jalan.
Baca Juga:Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Dunia Meroket, Benarkah?Penukaran Uang Baru Jelang Idulfitri 2026 Dibuka, Ini Jadwal Pemesanannya!
Menurutnya, sebagian besar uang yang digunakan untuk penukaran berasal dari pemilik modal yang menitipkan dana kepada para pelapak.
“Di sini kebanyakan ada pemilik modalnya. Kami hanya membuka lapak, jadi keuntungan itu biasanya dibagi dua dengan yang punya uang,” pungkasnya. (Wit)
