Menu MBG Diduga di Bawah Standar hingga Dugaan Markup, SPPG Sindanggalih 3 Sumedang Jadi Sorotan

Petugas SPPG menyiapkan program MBG. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Petugas SPPG menyiapkan program MBG. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Surya menegaskan pihaknya akan membuat laporan resmi agar kasus ini tidak berhenti sebatas keluhan di lapangan.

Langkah hukum dinilai perlu ditempuh sebagai bentuk efek jera bagi pengelola dapur MBG yang dianggap tidak menjalankan tugas sesuai standar.

“Kami akan membuat laporan agar ada efek jera. Jangan sampai program yang seharusnya membantu pemenuhan gizi anak-anak justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu,” tegasnya.

Baca Juga:Transaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 Kecamatan

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG di daerah. Tanpa kontrol yang serius, program yang digadang-gadang untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

“Terkadang saya merasa aneh, pengawasan dari instansi terkait pada kemana aja seperti ahli gizi, kordinator sppg cimanggung, anggota dewan, pemda sumedang, satu pun tidak ada yang bersuara masalah mbg ini sudah viral dimana-mana,” imbuhnya.

Selain itu, Surya juga meminta pihak-pihak terkait segera turun tangan dan memberikan sanksi tegas jika terbukti terjadi pelanggaran dalam pengelolaan dapur MBG tersebut.

“Laporan rencananya akan disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) serta Satgas MBG di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar