JABAR EKSPRES – Polisi mengungkap kematian AS (12), bocah sekolah dasar yang ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (3/3).
Kapolsek Cipatat Kompol Iwan Setiawan mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi menemukan empat luka di tubuh korban.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, terdapat empat luka pada tubuh korban, diantaranya di bagian leher dan punggung. Luka tersebut diduga kuat menjadi penyebab korban meninggal dunia,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga:Bocah 12 Tahun di Cipatat Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam RumahDikenal Ceria dan Aktif, Bocah Hanyut di Sungai Cisadane Sempat Sampaikan Permintaan Terakhir
Korban ditemukan di kamar lantai dua rumahnya dalam kondisi tertutup kasur yang terbalik. Penemuan itu bermula saat ibu korban pulang mengajar mengaji dan mendapati anaknya tidak seperti biasanya yang menyambut kedatangannya.
“Ibu korban kemudian mencari ke beberapa ruangan hingga ke lantai dua. Di kamar, saksi melihat kasur dalam posisi terbalik. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” katanya.
Selain luka pada tubuh korban, polisi juga mendapati telepon genggam milik AS tidak berada di lokasi. Namun, hingga kini motif pelaku masih didalami.
“Ponsel korban tidak ditemukan di tempat. Untuk motifnya masih kami selidiki. Kami bersama Satreskrim Polres Cimahi terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ucap Iwan.
Setelah proses identifikasi selesai, jasad korban dievakuasi sekitar pukul 19.10 WIB dan dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk pelaksanaan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Kami berharap kasus ini segera terungkap,” pungkasnya. (Wit)
