Indonesia Tawarkan Mediasi Konflik Iran-AS-Israel, Sugiono Tekankan Jalur Diplomasi

Indonesia Tawarkan Mediasi Konflik Iran-AS-Israel, Sugiono Tekankan Jalur Diplomasi
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (kanan) dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi (kiri) berbincang-bincang sebelum pertemuan bilateral RI-Yordania berlangsung di Istana Basman, Kota Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026). (SUMBER FOTO: ANTARA/Genta Tenri Mawangi.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Luar Negeri RI Sugiono kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam meredakan ketegangan konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Penegasan tersebut disampaikan usai komunikasi via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang membahas perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya di platform X pada Selasa (3/3), Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia siap memainkan peran konstruktif guna mendorong perdamaian. Ia menekankan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog dan upaya mediasi sebagai bagian dari langkah de-eskalasi konflik yang kian memanas.

Baca Juga:Wilayah Udara UEA Ditutup, Daniil Medvedev Terancam Absen di Indian WellsTrump Bandingkan Penangkapan Maduro dengan Rencana Perubahan Kepemimpinan di Iran

“Indonesia senantiasa siap memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian, termasuk mengungkapkan keinginan kami memfasilitasi dialog dan mediasi,” ujarnya.

Menurut Sugiono, inisiatif tersebut didasari oleh komitmen bersama untuk mencegah peningkatan eskalasi serta menghindari jatuhnya lebih banyak korban sipil yang tidak bersalah. Indonesia, lanjutnya, mendesak seluruh pihak yang terlibat agar menahan diri dan segera mengambil langkah konkret untuk menurunkan ketegangan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai landasan dalam menyelesaikan konflik.

“Dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai stabilitas kawasan,” tegasnya.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada Sabtu, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah aset Amerika Serikat di kawasan Teluk. Aksi saling serang ini semakin memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah.

Menanggapi perkembangan tersebut, pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera permusuhan dan menyatakan kesiapan untuk membantu menciptakan kembali situasi yang kondusif melalui jalur dialog. Dalam pernyataan resmi sebelumnya di platform X, Kementerian Luar Negeri RI juga menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto bersedia melakukan kunjungan ke Teheran guna menjalankan peran mediasi, apabila mendapat persetujuan dari pihak-pihak yang bertikai.

Baca Juga:Majelis Ahli Iran Bersiap Pilih Pemimpin Tertinggi Baru Usai Wafatnya Ali KhameneiSergio Perez Dukung Promosi Isack Hadjar ke Red Bull untuk F1 2026

Langkah diplomatik ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan kerja sama internasional.*

0 Komentar