Masjid Pusdai Sediakan 1.000 Takjil Gratis per Hari Selama Ramadan

Pengurus masjid membagikan takjil kepada warga di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Selasa (24/2)
Pengurus masjid membagikan takjil kepada warga di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Selasa (24/2)/Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masjid Pusdai Jawa Barat mulai menyediakan takjil gratis bagi jemaah seiring pelaksanaan salat tarawih, sejak malam perdana Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu (18/2).

Takjil itu menjadi bagian dari rangkaian program Ramadhan yang digelar masjid tersebut sepanjang bulan puasa. Ketua Semarak Ramadhan Masjid Pusdai Jawa Barat, Fathurrohman M Basyari, mengatakan pengurus menyiapkan ribuan porsi takjil.

Ribuan porsi takjil itu bakal disediakan setiap hari untuk jemaah dan masyarakat sekitar. Program itu berjalan bersamaan dengan sejumlah kegiatan keagamaan lain selama Ramadhan.

Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta

“Selain itu, ia menyebut masjid Pusdai menggelar berbagai program selama bulan puasa. Di antaranya seperti pesantren kilat, diklat untuk remaja hingga lansia, pemberian santunan, serta pembagian takjil gratis dengan 1.000 porsi per hari,” kata Fathurrohman di lokasi, beberapa waktu lalu.

Pantauan Jabar Ekspres di masjid tersebut sejak pukul 19.00 WIB, jemaah mulai berdatangan untuk menunaikan salat Isya dan tarawih pertama. Sekitar pukul 19.30 WIB, azan Isya dikumandangkan dan area tempat wudhu dipenuhi jemaah.

Setelah salat Isya, jemaah mengikuti ceramah sebelum tarawih dilaksanakan. Sedikitnya sembilan saf terisi di area jemaah pria dan tujuh saf di bagian perempuan.

Fathurrohman menyebut, Masjid Pusdai memiliki kapasitas hingga 4.500 jemaah. Namun, pada malam pertama Ramadhan, jumlah jemaah diperkirakan sekitar 2.000 orang.

Dia menambahkan, kepadatan jemaah biasanya terjadi pada awal Ramadhan dan sepuluh hari terakhir, terutama saat malam Lailatul Qadar.

Pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, pengurus masjid juga menggelar itikaf bersama yang diisi dengan salat sunnah, zikir, tadarus, dan kajian.

“Agar kita menjalin Ramadan ini dengan penuh khidmat, dengan penuh keberkahan dan kita bisa mendapatkan kemuliaan di bulan Ramadan, khususnya mudah-mudahan kita bisa mendapatkan Lailatul Qadar,” kata Fathurrohman.

0 Komentar