JABAR EKSPRES – Ratusan warga Kota Bandung mengantre untuk menukarkan uang pecahan baru di GOR Saparua, Senin (23/2). Antrean sudah terlihat mengular sejak pukul 09.00 WIB dan memenuhi area dalam gedung olahraga tersebut.
Warga datang untuk menukar uang pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000 hingga Rp100.000.
Penukaran dilakukan menjelang bulan suci Ramadan, ketika kebutuhan uang pecahan kecil meningkat untuk dibagikan sebagai tunjangan hari raya kepada keluarga di kampung halaman.
Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta
Seorang warga Bandung, Rina (34), mengaku datang lebih awal agar tidak kehabisan kuota penukaran.
“Saya datang dari jam 09.00 pagi, takut kebagian nomor antrean paling belakang. Biasanya memang selalu ramai. Uang pecahan kecil ini buat dibagikan ke keluarga,” ujarnya.
Dia menukar uang sebesar Rp3 juta dengan kombinasi pecahan Rp10.000, Rp50.000 hingga Rp20.000. Menurut Rina, uang baru memberikan kesan lebih rapi saat dibagikan.
Meski antrean memadati area sekitar GOR pada pagi hingga siang hari, petugas mengatur alur penukaran agar tetap tertib. Warga diminta mengikuti arahan selama proses berlangsung.
Layanan penukaran uang dijadwalkan berlangsung hingga kuota terpenuhi. Petugas mengimbau masyarakat datang sesuai jadwal, mendaftar secara daring, serta mematuhi ketentuan agar proses penukaran berjalan lancar.
Hal serupa disampaikan Dedi, 42 tahun, yang menunggu hampir dua jam untuk mendapat giliran. “Sudah biasa kalau antre seperti ini. Yang penting dapat pecahan lengkap sampai Rp100.000. Saya juga butuh untuk transaksi usaha,” pungkasnya.
