Masjid Agung Al Fathu, Simbol Hijrah Ibu Kota Kabupaten Bandung ke Soreang

Masjid Agung Al Fathu, Simbol Hijrah Ibu Kota Kabupaten Bandung ke Soreang
Masjid Agung Al Fathu, Simbol Hijrah Ibu Kota Kabupaten Bandung ke Soreang. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

Menurut KH Agus, banyak pihak yang memanfaatkan Masjid Al Fathu sebagai lokasi kegiatan keagamaan.

“Banyak juga yang meminta jadwal untuk mengadakan pengajian di masjid,” katanya.

Permohonan penggunaan masjid datang dari sekolah, madrasah, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Baca Juga:Indef Sebut Gejolak Tarif AS Lebih Cepat Mengguncang Pasar Keuangan IndonesiaJelang Lebaran, Bapanas Perketat Pengawasan Harga dan Distribusi Pangan

Hal ini menunjukkan fungsi masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas keislaman.

Memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah, DKM melakukan persiapan rutin tanpa agenda khusus yang berlebihan.

“Seperti biasa, tidak ada persiapan yang terlalu khusus. Hanya bersih-bersih beberapa waktu lalu, kemudian pengecekan sound system,” ujar KH Agus.

Selain memastikan kebersihan dan kesiapan fasilitas, DKM juga menyiapkan kegiatan pesantren kilat (sanlat) bagi anak-anak.

“Yang rutin tentunya sanlat untuk anak-anak. Selain itu, ada pengajian-pengajian, biasanya setelah salat,” katanya.

Sanlat tersebut umumnya diikuti anak-anak dari madrasah terdekat. Bahkan, kegiatan itu sekaligus membantu siswa yang membutuhkan sertifikat Madrasah Diniyah (MD) sebagai salah satu persyaratan melanjutkan ke jenjang SMP.

Terkait kegiatan khusus Ramadan kali ini, KH Agus menyebut tidak ada agenda besar selain peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan.

Baca Juga:Tingkatkan Ekonomi, Perhutanan Sosial Jadi Instrumen Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan IklimKAI Bidik Pasar Wisata di Pulau Jawa, Siapkan Kereta Konsep Experience dan Heritage

“Sepertinya tidak ada kegiatan khusus. Paling nanti ada peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan,” ujarnya.

Di luar itu, terkadang ada pembagian takjil gratis di depan masjid.

“Kadang-kadang ada yang menitipkan takjil di sini, dan kami tampung. Biasanya ada pembagian takjil gratis di depan masjid,” kata dia.

Seiring perjalanan waktu, Masjid Agung Al Fathu tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol hijrah dan perkembangan Kabupaten Bandung.

Berdiri sejak awal perpindahan ibu kota, masjid ini menjadi saksi transformasi tata pemerintahan sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat di Soreang dan sekitarnya.

0 Komentar