“Tidak ada yang dirugikan dengan sikap toleransi. Tidak ada yang merasa menang atau kalah. Semua milik kita bersama dan mudah-mudahan ini menjadi simbol utama Kota Bogor yang bukan hanya toleran, tetapi juga guyub dan saling menjaga silaturahmi,” tutup Dedie.
Bukber di Kelenteng Phan Ko Bio, Harmoni Imlek dan Ramadan Jadi Simbol Toleransi Kota Bogor
