PW KAMMI Jabar Desak Kementerian PU Perbaiki Jalan Karawang–Cirebon, 56 Kecelakaan Terjadi di Jalur Pantura

PW KAMMI Jabar Desak Kementerian PU Perbaiki Jalan Karawang–Cirebon, 56 Kecelakaan Terjadi di Jalur Pantura
PW KAMMI Jabar Desak Kementerian PU Perbaiki Jalan Karawang–Cirebon, 56 Kecelakaan Terjadi di Jalur Pantura
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pengurus Wilayah KAMMI Jawa Barat (PW KAMMI Jabar) menuntut agar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera menindaklanjuti proses perbaikan ruas jalan Karawang–Cirebon. Beberapa waktu lalu, muncul banyak protes dari masyarakat terkait kondisi “Karawang darurat jalan berlubang” yang semakin memprihatinkan.

Tercatat, pada periode Maret 2025 telah terjadi kurang lebih 56 kasus kecelakaan akibat jalan berlubang. Selain itu, pada awal tahun 2026, tepatnya periode Januari hingga Februari, kembali terjadi sejumlah kecelakaan di ruas jalan tersebut. Di beberapa titik, hanya terpasang spanduk peringatan bertuliskan “Hati-hati, jalan berlubang, sedang dalam proses perbaikan,” namun hingga saat ini perbaikan belum juga dilakukan secara maksimal.

Padahal, ruas jalan ini merupakan jalur strategis yang sering dilalui masyarakat, khususnya sebagai jalur utama pemudik menuju wilayah Jawa Tengah seperti Cirebon dan Indramayu melalui jalur Pantura. Kondisi jalan yang masih rusak parah tentu sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi jalan berlubang yang semrawut di ruas Jalan Pantura Karawang, yang merupakan jalan nasional sekaligus urat nadi perekonomian, semakin memburuk akibat musim hujan. Curah hujan yang tinggi memperparah kerusakan jalan sehingga lubang-lubang semakin banyak dan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:PW KAMMI Jabar Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace demi Konsistensi Dukungan PalestinaKetua KAMMI Jabar Izus Salam kritik Pernyataan Kapolri: Tak Menjawab Mandeknya Reformasi Polri

Situasi ini juga diperparah oleh kendaraan besar, seperti truk kontainer, yang kerap tiba-tiba berbelok untuk menghindari jalan berlubang. Hal tersebut meningkatkan risiko kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dalam hal ini, PW KAMMI Jawa Barat melalui Ketua Umum, Izus Salam, S.Sos., menyatakan sikap tegas agar pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, segera melakukan perbaikan ruas jalan nasional tersebut sebelum kembali memakan korban akibat jalan berlubang. Dalam hal ini, PW KAMMI Jawa Barat berharap pemerintah tidak hanya sekadar memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati, tetapi juga melakukan langkah konkret berupa tindak lanjut perbaikan. Diperlukan upaya rekonstruksi, bahkan pembangunan ulang jalan dengan kualitas aspal yang kuat, awet, dan tahan lama, bukan sekadar perbaikan tambal sulam.

Mengingat saat ini memasuki bulan Ramadhan dan akan segera mendekati arus mudik Lebaran, volume kendaraan dipastikan meningkat signifikan. Apabila kondisi jalan tidak segera diperbaiki, maka dikhawatirkan potensi kecelakaan akan semakin tinggi dan jumlah korban dapat terus bertambah. (**)

0 Komentar