JABAR EKSPRES – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, masih berlangsung hingga Selasa (17/2). Pantauan Jabar Ekspres, umat keturunan Tionghoa terus berdatangan untuk melaksanakan sembahyang dan memanjatkan doa di altar utama vihara.
Kegiatan ibadah dimulai sejak malam pergantian tahun. Setelah puncak perayaan yang berlangsung tengah malam, umat masih melanjutkan sembahyang hingga pagi hari.
Semakin siang, terlihat umat bergantian menyalakan hio, berdoa, serta menyalakan lilin dalam perayaan Imlek Tahun Kuda Api.
Baca Juga:Perayaan Tahun Baru Imlek di Klenteng Tertua Tangerang, Menhut Mengaku TerkesanMasuki Libur Panjang Imlek, Polrestabes Bandung Siapkan Skema Antisipasi Titik Rawan Kemacetan
Panitia vihara mengatur antrean umat agar pelaksanaan ibadah tetap tertib. Sejumlah umat datang bersama keluarga, termasuk anak-anak dan orang tua.
Salah satu umat, Steven (34), mengatakan ia datang sejak pagi untuk melanjutkan doa bersama keluarganya. Menurut dia, Imlek menjadi momen untuk berdoa dan refleksi.
“Setiap tahun saya selalu ke sini. Ada ketenangan ketika bisa sembahyang langsung di Vihara saat Imlek. Harapannya supaya tahun ini diberikan kesehatan, usaha lancar, dan keluarga selalu diberi perlindungan,” kata Steven.
Steven juga menyampaikan pandangannya mengenai Tahun Kuda Api.
“Tahun Kuda Api identik dengan semangat dan kerja keras,” ungkapnya.
Hingga menjelang siang, umat diperkirakan masih akan terus berdatangan untuk melaksanakan sembahyang di Vihara Dharma Ramsi.
“Saya berharap di tahun ini kita semua lebih berani mengambil peluang, lebih kompak, dan situasi negara semakin stabil. Semoga membawa keberuntungan dan kedamaian bagi semua,” pungkasnya.
