Ia pun menegaskan bahwa sejak awal pihaknya justru mendorong adanya perubahan aturan. Namun ketika perubahan itu dilakukan, perwakilan Pengkot/Kab dari kelompok mereka justru diminta keluar dari forum.
“Padahal kami yang paling keras meminta aturan diubah. Tapi setelah diubah, empat utusan Pengkot/Kab dari tim kami justru tidak diperbolehkan ikut. Ini yang kami nilai janggal,” pungkas Destyono.
