Riris Marpaung, CEO dan Founder GameChanger Studio sekaligus Co-Founder Indonesia Women in Game, mengapresiasi upaya Amazon dan Prestasi Junior Indonesia dalam mengenalkan profesi ini kepada pelajar SMA.
Karya game buatan talenta Indonesia semakin diakui di pasar global dan bahkan meraih penghargaan internasional.
Dunia gaming kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan berbagai keterampilan pribadi seperti komunikasi, empati, dan kepemimpinan.
Baca Juga:Buka Puasa Mewah di Lembang Cuma 125 Ribu? Cek Promo Early Bird L’Eminence!Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah Dinas DPRD Kabupaten Indramayu Berjalan Lambat
‘’Diharapkan para pelajar dapat melihat sektor gaming dan teknologi sebagai ruang untuk belajar dan berkarya serta merasa percaya diri menjadikannya pilihan karier yang menjanjikan di masa depan,” tutunya. (yan)
