JABAR EKSPRES – Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menyalurkan 640 kilogram bibit jagung dan 15 ton pupuk kepada 10 kelompok tani di Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (24/2/2026).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengelolaan lahan seluas 100 hektar secara bertahap.
Kegiatan bertajuk Ngariung Bareng Petani itu dirangkaikan dengan agenda belanja masalah, yakni menyerap langsung aspirasi dan kendala yang dihadapi para petani di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polresta Bandung menyerahkan 640 kilogram bibit jagung merek Bisi 18, 4 ton pupuk urea, serta 11 ton pupuk NPK guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan program swasembada pangan di Kabupaten Bandung.
Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor strategis seperti pertanian.
“Kami hadir untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi para petani. Ketahanan pangan adalah bagian dari stabilitas kamtibmas. Jika petani sejahtera dan hasil panen meningkat, maka stabilitas wilayah juga akan semakin kuat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani akan terus diperkuat melalui pendampingan dan komunikasi aktif agar bantuan yang diberikan tepat sasaran serta berdampak nyata. Menurutnya, ketahanan pangan memiliki korelasi erat dengan stabilitas sosial dan keamanan wilayah.
Sementara itu, Kabag SDM Polresta Bandung Kompol Achmad Gunawan menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat desa.
Ia berharap bantuan sarana produksi pertanian itu dapat dimanfaatkan secara optimal oleh 10 kelompok tani yang menggarap 100 hektar lahan.
“Kegiatan ini bukan hanya penyerahan bantuan, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Para petani menyambut positif dukungan yang diberikan. Diharapkan, bantuan bibit dan pupuk tersebut mampu meningkatkan produktivitas jagung di Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
