“Benar, telah terjadi peristiwa seorang pemulung meninggal dunia diduga akibat tenggelam di kubangan air bekas galian proyek di area TPAS Sarimukti. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujarnya.
Ia menambahkan, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di sekitar area proyek yang berpotensi membahayakan,” tandas Iwan. (Wit)
