Unjani Resmikan Patung Jenderal Ahmad Yani, Tegaskan Konsep Smart Military University

Unjani Resmikan Patung Jenderal Ahmad Yani, Tegaskan Konsep Smart Military University
Rektor Unjani, Agus Subagyo (kiri) saat menerangkan Peresmian Patung Jenderal Achmad Yani. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Ia menilai kecerdasan tanpa disiplin justru dapat menjadi penghambat di dunia kerja.

“Pinter tapi kalau nggak disiplin pasti tidak disukai di kantornya, oleh atasannya, oleh bawahannya dan sebagainya. Kemudian yang kedua selain disiplin, loyal,” kata Prof. Agus.

Loyalitas, lanjut nya, menjadi nilai penting yang dibutuhkan di dunia profesional, bahkan di beberapa negara dianggap lebih utama dibandingkan kepintaran semata.

Baca Juga:Lewat Laboratorium Inovasi Daerah, Pemkot Cimahi Gandeng Unjani untuk Perkuat Kebijakan PublikTingkatkan Kualitas Hidup Pasien Ginjal Kronis, Tim Dosen FK Unjani Gelar Edukasi Manajemen Cairan dan Anemia

“Jadi di dunia kerja itu juga dibutuhkan loyalitas, bahkan kadang-kadang di beberapa negara itu loyalitas yang utama dibandingkan kepinteran. Yang terakhir itu santun,” cetusnya.

Selain disiplin dan loyal, Unjani juga menekankan pentingnya sikap santun dalam kehidupan bermasyarakat dan profesional.

“Artinya kita harus di dunia kerja para mahasiswa kita harus santun. Salam, sapa, sopan, santun, simpati, senyum, sapa, salam dan sebagainya itu kita inikan agar supaya mereka sukses di tempat kerjanya masing-masing,” kata dia.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, menjadi bekal utama lulusan Unjani agar mampu bersaing sekaligus beradaptasi di dunia kerja.

“Itu bekal yang kita inikan yang mungkin bisa membedakan kita dengan lulusan yang lainnya karena kita harus disiplin, loyal dan santun selain mereka pinter dan kompeten di prodinya atau sesuai prodinya masing-masing,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar