JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu pada Rabu (11/2) menyebabkan dua desa di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terendam banjir.
Genangan air bahkan sempat menutup jalur nasional yang mengarah ke kediaman Presiden Prabowo Subianto sebelum akhirnya surut pada sore hari.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Cijayanti dan Desa Bojongkoneng. Banjir terjadi setelah debit Kali Cijayanti dan Kali Cisarapati meningkat signifikan akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu, sehingga air meluap ke permukiman warga.
Baca Juga:Rayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota BandungPenjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan Pesanan
Kasi Pemerintahan Kecamatan Babakan Madang, Wahyudi, menjelaskan luapan sungai tidak mampu menampung volume air kiriman dari atas.
“Genangan air terjadi akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga,” ujar Wahyudi.
Ia menambahkan, genangan yang sempat mengganggu jalur nasional menuju kediaman RI 1 tidak berlangsung lama. Petugas segera melakukan penanganan sehingga arus lalu lintas kembali normal pada sore hari.
“Kalau jalur RI satu sudah dilancar kembali sekitar jam 17.30, sudah surut,” jelasnya.
Di Desa Cijayanti, banjir merendam Kampung Cicerewed. Sementara di Desa Bojongkoneng, air menggenangi kawasan Perumahan Citra. Meski sempat mengganggu aktivitas warga, kondisi berangsur normal setelah air surut pada sore hari.
“Sudah surut, saya sudah dari lapangan tadi. Karena curah hujan tinggi, sekarang sudah surut,” tambahnya.
Saat ini, petugas gabungan dari Damkar dan BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan pembersihan sisa lumpur dan material yang terbawa arus banjir.
Baca Juga:Di Balik Kue Keranjang Imlek, Ada Konsistensi yang Terjaga Lebih dari Dua DekadeKurang Terawat, Halte Depan UIN Bandung Dinilai Tak Nyaman
“Sekarang tinggal pembersihan, kita minta bantu Damkar dan BPBD sudah di lapangan,” pungkasnya.
