Pimpin RKPD 2027, Bupati Bogor Minta Perangkat Daerah Soroti Hal Ini

Bupati Bogor Minta Pembangunan di Daerah Lebih Terarah dan Terukur
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat memimpin rapat RKPD 2027. Foto: Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bogor Rudy Susmanto tancap gas terkait pembangunan sejak awal tahun, salah satunya dengan memimpin langsung Rapat Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor Tahun 2027.

Rudy menegaskan, penyusunan RKPD 2027 menjadi momentum strategis untuk memaksimalkan waktu pembangunan.

Untuk itu, ia meminta seluruh perangkat daerah mengisi perencanaan dengan keputusan yang tepat, program terukur, serta aksi nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga:Hadiri Peringatan HPN 2026, Bupati Bogor Nilai Pers Penentu Arah Kebijakan di Era DigitalPartai Politik Diminta Perhatikan Tata Kota, Bupati Bogor: Jika Tidak Tepat akan Ditata Ulang

“Perencanaan tidak boleh ragu, pelaksanaan tidak boleh tertunda, dan hasilnya harus berdampak nyata. Inilah saatnya kita bekerja cepat, tepat dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi awal sebelum penyusunan RKPD 2027, sekaligus memastikan seluruh arah kebijakan dan program prioritas lima tahunan sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Bogor juga melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan pada Tahun 2025.

“Kita evaluasi mana program yang perlu dilanjutkan, mana yang perlu ditambahkan, dan apa saja yang harus disempurnakan. Semua masukan kita rangkum bersama agar program tahun berikutnya lebih terarah,” tuturnya.

Rudy menegaskan, arah pembangunan Kabupaten Bogor tetap fokus pada sektor prioritas, yakni infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Di sektor kesehatan, Pemkab Bogor tengah menyiapkan pengembangan rumah sakit dengan spesialisasi tertentu, seperti RSUD Cibinong yang diarahkan menjadi rumah sakit khusus kanker dan RSUD Ciawi yang diproyeksikan sebagai rumah sakit jantung.

“Pembangunan harus punya arah yang jelas. Jangan setiap tahun hanya program yang terlihat penting, tapi output-nya tidak terfokus. Ke depan, pembangunan harus terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:Ketua DPRD Dampingi Bupati Bogor Sidak Perizinan Perumahan di Sukamakmur, Kapling Tak Berizin DisorotSoroti Kapling Liar dan Ancaman Pergeseran Tanah, Bupati Bogor Tegaskan Penataan Ruang Demi Keselamatan Warga

Terkait pembahasan RKPD yang dimulai sejak awal 2026, Rudy menyampaikan seluruh tahapan perencanaan telah berjalan, mulai dari Musrenbang Desa hingga Musrenbang Kecamatan.

Sebelum Musrenbang RKPD dilaksanakan, Pemkab Bogor perlu memiliki pedoman besar pembangunan lima tahunan yang tersusun rapi dan berbasis skala prioritas.

“Pembangunan tidak boleh berdasarkan subjektivitas, tetapi harus dirapatkan bersama dan disepakati sebagai skala prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Rudy memastikan seluruh program prioritas daerah berjalan berkelanjutan, termasuk penguatan Universal Health Coverage (UHC) hingga 100 persen.

0 Komentar