JABAR EKSPRES — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menekankan pentingnya kebijaksanaan pengurus PKK dalam menyikapi derasnya arus informasi di era digital.
Ia mengingatkan agar setiap informasi yang dibagikan tidak bertentangan dengan nilai-nilai PKK dan tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Eva saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Pengurus serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor, yang digelar di Cibinong, Senin (9/2).
Baca Juga:Penjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan PesananDi Balik Kue Keranjang Imlek, Ada Konsistensi yang Terjaga Lebih dari Dua Dekade
“Di era digital seperti sekarang, kita harus cerdas memilah informasi. Jangan sampai konten yang kita bagikan justru berdampak negatif dan tidak sejalan dengan nilai-nilai PKK,” ujarnya dalam sambutan.
Eva menekankan, keberhasilan gerakan PKK tidak hanya bergantung pada satu figur, melainkan merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus, kader, hingga penyuluh di lapangan.
“Keberhasilan PKK tidak hanya ditentukan oleh ketua atau pengurus inti, tetapi oleh seluruh unsur yang bekerja bersama dengan semangat yang sama,” tegasnya.
Menurut Eva, gerakan PKK harus dijalankan oleh pribadi-pribadi yang memiliki jiwa kerelawanan dan keikhlasan dalam melayani masyarakat tanpa pamrih.
“Apa yang kita tanam hari ini dalam bentuk kebaikan, insyaallah akan kembali sebagai kebaikan pula,” katanya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Dr. Yane Ardian Bima Arya, yang memberikan materi penguatan kepemimpinan dan manajemen organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus PKK di tingkat kecamatan agar lebih adaptif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Eva berharap, pelatihan ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata hingga ke tingkat desa.
Baca Juga:Kurang Terawat, Halte Depan UIN Bandung Dinilai Tak NyamanVolume Sampah di TPS Pangaritan Tinggi, Petugas Bekerja hingga 12 Jam
“Saya meminta seluruh peserta menularkan ilmu dan pengalaman yang didapat kepada PKK desa, agar sinergi antara desa, kecamatan, dan kabupaten terus terjaga,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis Ketua TP PKK Kecamatan sebagai figur yang mampu mengayomi, menenangkan, serta menghadirkan solusi bagi seluruh anggotanya.
“Komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam menjalankan program-program PKK,” pungkasnya.
