JABAR EKSPRES – Kondisi Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya ruas dari kawasan Bubulak menuju Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, saat ini terlihat memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan langsung Jabar Ekspres di lokasi pada Senin (9/2/2026), sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut meliputi jalan berlubang, aspal yang dipenuhi batu kerikil, genangan air di lubang jalan, hingga permukaan aspal yang tidak rata sehingga membuat jalan licin dan membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan bahwa ruas Jalan KH Abdullah bin Nuh merupakan jalan nasional sehingga kewenangan perbaikannya berada di pemerintah pusat.
Baca Juga:Keluhkan Jalan KH Abdullah bin Nuh Bogor Rusak hingga Sebabkan Korban, Warga Sebut Ini Rawan Kecelakaan! Vandalisme di Jalan Ahmad Yani Kota Bogor, Warga: Merusak Keindahan!
“Untuk Jalan KH Abdullah bin Nuh itu adalah jalan nasional, jadi kewenangannya bukan di kami, melainkan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui PPK 5.2 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat,” ujar Juniarti saat dikonfirmasi, Senin (9/2).
Meski demikian, lanjut Juniarti, PUPR Kota Bogor tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar perbaikan jalan tersebut dapat segera dilakukan.
Bahkan sejak Januari 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas PUPR juga telah bersurat kepada PPK 5.2 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah (PJN) Wilayah V Provinsi Jawa Barat sebagai pemilik kewenangan, terkait perbaikan infrastruktur jalan nasional di Kota Bogor.
“Pemkot Bogor juga telah menyampaikan beberapa lokasi yang perlu menjadi atensi perbaikan PPK 5.2 Satker PJN Wilayah V, salah satunya Jalan KH Abdullah bin Nuh,” katanya.
Adapun saat ini, Jalan KH Abdullah bin Nuh, serta beberapa titik lainnya yang menjadi kewenangan pusat disebut Juniarti sudah mulai dilakukan perbaikan secara bertahap oleh pemerintah pusat.
Pemkot Bogor bersama PUPR Kota Bogor juga akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan agar seluruh ruas Jalan KH Abdullah bin Nuh dapat diperbaiki secara menyeluruh, sehingga tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga setempat.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak pusat pastinya, Alhamdulillah, pada Jumat malam, 6 Februari 2026, sebagian segmen jalan telah mulai diperbaiki oleh PPK 5.2,” tandasnya. (kar)
