Basnom HIPMI Jabar Resmi Dilantik, Arahkan Perjuangan Ekonomi yang Berkelanjutan

Basnom HIPMI Jabar Resmi Dilantik, Arahkan Perjuangan Ekonomi yang Berkelanjutan
Pelantikan Bersama Badan Semi Otonom BPD HIPMI Jawa Barat Tahun 2026 di Gedung DPRD Jabar (mong)
0 Komentar

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki pengurus HIPMI Jawa Barat tidak boleh berhenti sebagai wacana konseptual. Seluruh jajaran dituntut menerjemahkannya menjadi program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Menghasilkan karya-karya terbaik, program-program terbaik yang bisa terasa langsung dampaknya oleh masyarakat,” kata Radityo.

Ia menggambarkan Basnom sebagai representasi keberagaman karakter dan latar belakang pengusaha muda, mulai dari yang formal hingga kasual, dari yang konvensional hingga nyentrik. Keragaman itu, menurutnya, justru menjadi kekuatan organisasi.

Baca Juga:Di Tengah Tantangan Global, Industri Pengolahan Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia di 2025Bangkitkan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Anggaran 6 Miliar Dollar untuk Industri Padat Karya 

“Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tentu pelangi itu kalau ada satu warna pun juga tidak indah dilihat. Karena keragaman warnalah sehingga akan sangat indah dilihat,” ucapnya.

Radityo menegaskan bahwa perbedaan bukan hambatan, melainkan aset yang harus dikelola untuk mendorong kemajuan bersama.

“Tentu kepada seluruh jajaran pengurus, mulai dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Ketua Bidang yang ada di bawahnya, saya menitipkan harapan besar kepada kawan-kawan semua agar Basnom BPD HIPMI Jawa Barat ini mampu mengakselerasi program-program yang betul-betul bisa terasa,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar organisasi tidak terjebak pada pencitraan semata.

“Saya mendorong HIPMI Jawa Barat ini tidak hanya banyak gaya, tapi juga harus banyak karya,” sambungnya.

Radityo menekankan pentingnya integritas, penghormatan terhadap sejarah organisasi, serta pembelajaran dari para senior.

“Tentunya selamat, selamat berkarya, selamat berjuang. Jadilah pengusaha pejuang, pejuang pengusaha,” tegas Radityo. (Mong)

0 Komentar