Detik-detik Ujang Anis Diserang Macan Tutul, Tangan Kanan Alami 9 Jahitan Usai Lindungi Anak-anak

Ujang Anis (42), salah satu korban serangan macan tutul di kawasan permukiman di Desa Maruyung, Pacet
Ujang Anis (42), salah satu korban serangan macan tutul di kawasan permukiman di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung pada Kamis (5/2/2026), harus menjalani perawatan medis setelah mengalami luka serius di tangan kanannya. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ujang Anis (42), salah satu korban serangan macan tutul di kawasan permukiman di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung pada Kamis (5/2/2026), harus menjalani perawatan medis setelah mengalami luka serius di tangan kanannya.

Ia diketahui mendapat sembilan jahitan akibat gigitan dan cakaran hewan buas tersebut.

Peristiwa menegangkan itu terjadi saat Ujang baru selesai berkegiatan dan melihat kerumunan warga di sekitar lokasi kejadian. Awalnya, ia mengaku tidak percaya ada macan tutul muncul di area permukiman.

Baca Juga:Strategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi Wamenkeu

“Saya tadinya hampir nggak percaya, masa di kota ada Macan. Biasanya kan adanya di hutan,” ujar Ujang saat menceritakan kejadian yang dialaminya.

Namun setelah mendekat ke lokasi, ia melihat sejumlah anak-anak berada di depan hewan tersebut. Tanpa berpikir panjang, Ujang langsung maju untuk melindungi mereka agar tidak menjadi korban.

“Saya langsung ke depan, daripada anak-anak yang jadi korban. Jadi saya yang tarung sama macan itu,” katanya.

Menurutnya, macan tutul tersebut langsung menyerang dengan berdiri dan mencakar. Ujang mengatakan dirinya sempat menangkis serangan, namun tetap mengalami luka gigitan sebanyak dua kali di tangan kanan hingga menyebabkan sobekan cukup besar.

Ia juga mengungkapkan sempat bertarung selama sekitar tiga hingga empat menit di teras rumah warga. Saat kejadian, banyak warga yang panik dan memilih menjauh dari lokasi.

“Orang-orang malah kabur, gerbang ditutup. Saya sendirian sama macan di depan,” ungkapnya.

Meski terluka, Ujang berusaha melawan dengan memukul bagian kepala macan hingga akhirnya berhasil keluar dari area pagar dan menyelamatkan diri. Ia kemudian dibawa warga menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:Layvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling MenentukanDion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib Bandung

Usai menjalani penanganan medis, Ujang menyebut kondisinya saat ini sudah membaik meski tangan kanannya masih bengkak akibat luka dan pendarahan.

“Alhamdulillah aman. Tadi dijahit, disuntik juga,” ujarnya.

Ujang mengaku baru pertama kali berhadapan langsung dengan macan tutul selama tinggal belasan tahun di wilayah tersebut.

Ia menyebut sebelumnya lebih sering menghadapi satwa liar lain saat berada di hutan, namun tidak pernah di kawasan permukiman.

0 Komentar