JABAR EKSPRES – Hilangnya sejumlah baut pembatas di Flyover Nurtanio, Kota Bandung, memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Seorang pengendara motor, Indra (45), mengaku menyayangkan kejadian tersebut karena menyangkut aspek keselamatan publik. Baut pembatas flyover itu bukan barang sepele, itu menyangkut keselamatan banyak orang,” ungkapnya kepada Jabar Ekspres, Rabu (28/1).
Kondisi pembatas jalan di Flyover Nurtanio menjadi sorotan, setelah video yang memperlihatkan baut pembatas hilang dan nyaris terlepas viral di media sosial.
Baca Juga:Pembangunan Flyover di Perlintasan Sebidang KA Masih Sebatas KajianBaut Pembatas Flyover Nurtanio Diduga Dicuri, Ketua RT Minta Patroli Berkala
Pantauan Jabar Ekspres, menunjukkan sejumlah baut tidak terpasang sempurna dan di beberapa titik sama sekali tidak terlihat, sehingga memicu kekhawatiran warga akan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau sampai dicuri atau dirusak, risikonya bisa fatal untuk pengendara amit-amit mah jatuh kahandap,” kata Indra.
Menurut Indra, perusakan atau pencurian fasilitas umum menunjukkan rendahnya kepedulian terhadap kepentingan bersama. Dia menilai flyover sebagai infrastruktur publik yang dibangun dari dana masyarakat dan seharusnya dijaga bersama.
“Tindakan seperti ini menunjukkan tidak adanya rasa tanggung jawab terhadap fasilitas umum. Flyover dibangun pakai uang rakyat, jadi seharusnya dijaga bersama, bukan malah dirusak demi kepentingan pribadi,” ujarnya.
Indra berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang. Dia menilai titik-titik rawan seperti flyover membutuhkan pengawasan lebih ketat.
“Saya sebagai warga berharap pemerintah segera bertindak tegas. Di titik-titik rawan seperti flyover ini seharusnya dipasang CCTV supaya pelaku bisa terpantau dan ada efek jera. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang,” harapnya.
Selain pengawasan elektronik, Indra juga meminta adanya pengecekan rutin terhadap kondisi pembatas jalan. Menurut dia, perbaikan tidak seharusnya menunggu hingga kasus tersebut viral atau memakan korban.
Baca Juga:Penutupan Perlintasan Sebidang di bawah Flyover Nurtanio Dikeluhkan WargaProgres Flyover Nurtanio Capai 87,7 Persen, Menko Agus Harimurti Tinjau Lokasi
“Selain CCTV, saya sih juga minta ada petugas yang rutin mengecek dan memperbaiki baut atau bagian pembatas yang rusak. Jangan menunggu viral atau ada korban dulu baru diperbaiki,” ujarnya.
Dia menegaskan dampak dari pencurian baut pembatas tidak bisa dianggap sepele. “Keselamatan masyarakat itu yang utama. Jangan anggap pencurian kecil ini hal biasa, karena dampaknya bisa besar,” kata Indra.
