JABAR EKSPRES – Mentor Aplikasi Opalp Exchange bernama Wahyudi menjanjikan membernya bisa melakukan With Draw (WD) atau penarikan lagi setelah selesai proses audit dan KYC.
Hal ini diungkapkannnya saat melakukan live zoom dengan para member Opalp Exchange yang rekamannya dibagikan di channel Youtube Susanto Hardi Wiworo pada tanggal 25 Januari 2026 lalu.
Dalam penjelasannya, Wahyudi membacakan materi pengumuman yang dikeluarkan oleh CEO DV Team atau Opal Exchange Mark Davis.
Baca Juga:Kenali 4 Tipe Introvert Berdasar Karakter, Kamu yang Mana?Turun Tipis, Harga Emas Antam Tak Jadi Sentuh Rp3 Juta per gram
Saat ini Aplikasi investasi trading Opalp Exchange sedang melakukan audit aliran dana, para anggotanya di arahkan untuk melakukan KYC atau registrasi ulang dengan cara mengaktifkan akunnya dan mencari satu orang baru untuk bergabung.
Proses audit ini akan berlangsung selama 5 hari yakni mulai Minggu, 25 Januari 2026 hingga 30 Januari 2026 mendatang.
Selama proses audit ini, pengajuan penarikan tidak akan disetujui hingga selesainya proses audit pada 30 Januari 2026 nanti.
Beberapa anggota yang sudah terlanjur mengajukan penarikan mengaku saldo di akunnya sudah berkurang, namun pencairan di hold atau ditahan, sehingga uang tidak bisa ditarik.
Dalam live zoom tersebut terlihat banyak anggotanya yang khawatir tidak bisa melakukan penarikan setelah audit, hal ini karena banyaknya rumor bahwa aplikasi ini scam atau penipuan, karena polanya sama persis dengan aplikasi lain yang sudah terbukti sebagai penipuan.
Sehingga banyak yang menanyakan kepastian WD tersebut pada Wahyudi, yang dijawabnya dengan mengulang penjelasan dari CEO Opalp Mark Davis.
“Tunggu lima hari lagi, informasi dari Mark Davis, tunggu lima harian setelah selesai audit, baru bisa WD lagi,” ujarnya menjawab pertanyaan para membernya terkait kapan bisa penarikan lagi.
Baca Juga:Apakah Masih Bisa WD di Opalp Exchange Setelah Audit? Cek FaktanyaPeringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Kini para membernya terbelah menjadi dua kubu, ada yang mengikuti perintah mentor melakukan KYC dan mencari member baru demi bisa WD setelah Audit nanti, dan ada juga yang sudah mulai menyerah, karena tidak dapat kepastian dan jaminan bakal bisa WD meskipun sudah melakukan perintah aplikasi.
Jika melihat pola yang ditunjukkan oleh Opalp beberapa waktu terakhir, polanya memang sama persis dengan aplikasi ponzi yang menjelang scam. Dimana sebulan sebelumnya sudah menggelar promo berhadiah besar dalam rangka natal dan tahun baru, member seakan diajak untuk deposit sebanyak-banyaknya demi mendapatkan hadiah besar. Sayangnya tidak banyak member yang menunjukkan berhasil mendapatkan hadiah tersebut. Diduga promo tersebut hanya alasan untuk mengeruk uang dari para membernya.
