JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali memberikan penjelasan terkait penundaan pembayaran sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan, Pemprov Jabar sejatinya telah menyiapkan anggaran, namun proses administrasi yang belum rampung menjadi kendala utama.
Hal tersebut disampaikan Dedi pada Kamis (22/1). Menurutnya, saat ini Pemprov Jabar memiliki dana sekitar Rp700 miliar yang siap digunakan untuk membayar proyek-proyek yang tertunda.
“Uangnya siap, kami ada sekitar Rp700 miliar hari ini,” ujarnya.
Baca Juga:Belanja di Ciwalk Makin Seru, Banyak Hadiah dan Promo RomantisIni 4 Jenis Olahraga Ringan, Tubuh Makin Sehat!
Namun demikian, Dedi menjelaskan, pengajuan pembayaran dari dinas teknis masih dalam proses dan belum selesai direview. Inspektorat turut dilibatkan untuk memastikan kualitas pekerjaan sebelum dana dicairkan.
“Pengajuannya masih direview Inspektorat. Dinas teknis juga khawatir jika pembayaran dilakukan sementara kualitas pekerjaan belum sesuai,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses review dilakukan secara menyeluruh bersama Inspektorat Provinsi dan kabupaten/kota. Setelah dipastikan pekerjaan telah sesuai, pembayaran akan segera direalisasikan.
Dedi mengakui, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang belum sempurna dan harus diperbaiki oleh kontraktor. Ia mencontohkan temuan pada pemasangan tiang penerangan jalan umum (PJU) yang belum memenuhi standar.
“Misalnya tiang PJU, ada yang penutupannya kosong atau hanya diisi tanah. Itu harus dibongkar dan diisi beton dulu, baru kami bayar,” tegasnya.
Selain membahas tunda bayar proyek, Dedi juga menjelaskan terkait gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang belum dicairkan. Ia memastikan hal tersebut bukan karena kendala anggaran.
“P3K paruh waktu memang belum dibayar karena belum waktunya. SK berlaku mulai 1 Januari, jadi mereka bekerja dulu satu bulan, gajinya dibayarkan Februari,” jelasnya.
Baca Juga:Kolaborasi! UNINUS dan IDIP RI Gelar Webinar Internasional PendidikanWali Kota Dedie Tekankan Pembuangan Puing Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Harus Rapi dan TertibĀ
Dedi menegaskan, pembayaran gaji P3K akan dilakukan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan. (son)
