1 Negara Ancam Bakal Boikot GTA 6, ‘Demi Melindungi Generasi Muda’!

GTA VI.
Grand Theft Auto VI (GTA 6). Sumber foto: medsos X @thejurgenholic.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dewan Rakyat Rusia Sedunia mendesak supaya game Grand Theft Auto VI (GTA 6) diblokir sepenuhnya di wilayah negara federasi tersebut.

GTA 6 memang belum diluncurkan, namun rilisnya sudah sangat dinanti-nantikan dan setiap upadate perkembangan game ini selalu jadi perbincangan hangat fans.

Dengan popularitas waralaba GTA yang melegenda hingga jeda waktu panjang dari seri sebelumnya, GTA VI menjadi game teratas yang paling dinantikan oleh gamer di dunia pada 2026.

Baca Juga:Daftar Libur Februari 2026: Ada Imlek dan Long Weekend, Kalau Cuti Bersama?10 Wonderkid CB Terbaik di FM26, Prospek Cerah Jangka Panjang untuk Skuadmu

Sayangnya untuk gamer di Rusia, mereka mungkin akan harap-harap cemas takkan bisa memainkan game open-world 3D saat peluncurannya nanti.

Kini Rusia sedang dihantui dengan ancaman pemboikotan atau larangan terhadap GTA 6 oleh pejabat setempat.

Deputy Chairman dari Dewan Rakyat Rusia Sedunia, Mikhail Ivanov, secara terbuka telah menyerukan pelarangan Grand Theft Auto VI.

Sebagaimana laporan situs berita Rusia News.ru dikutip dari GameRant, Ivanov membenarkan seruannya untuk banned GTA 6 demi melindungi generasi muda Rusia dari risiko korupsi yang disebabkan oleh media.

Ia menekankan bahwa popularitas global membuat seri Grand Theft Auto bisa menjadi alat pengaruh yang sangat berbahaya bagi nilai-nilai moral bangsa.

Sang ketua dewan menyebut konten permainan waralaba game terpopuler Rockstar Game itu terlalu vulgar bagi generasi muda.

Lebih spesifik yang menjadi salah satu pemicu utama penolakan, Ivanov menyorot keberadaan karakter penari erotis pria pada game tersebut.

Baca Juga:Versi Baru Yamaha Lexi Hadir di Indonesia, Lebih Elegan Berkat Warna dan Grafis BaruPeluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra di Indonesia Makin Dekat, Sudah Tahu Bocoran Spesifikasinya?

Padahal adanya stripper pria itu masih bersifat bocoran yang belum terbukti kebenarannya seperti pula sejumlah konten rumor GTA VI lainnya.

Pada Juni 2025 lalu, Gameroll_ sempat membocorkan konten-konten seperti nama kedua protagonis, relationship meter, lebih dari 700 toko yang bisa dimasuki, dan sang penari lelaki erotis.

Kontroversi sangat identik dengan GTA yang sepanjang sejarah serinya, kerap menampilkan unsur-unsur kejahatan yang bisa pemain lakukan di dalam permainannya.

Mulai dari kekerasan, penculikan penggunaan narkotika, hingga tindakan kriminal, konten kontroversial di GTA tersaji sebagai bagian dari misi utama, sampingan, atau bahkan hanya bermain bebas.

Ivanov dalam komentarnya secara spesifik menyinggung tim pengembang di Rockstar Games, dengan mengatakan bahwa mereka “dengan sengaja setuju untuk memasukkan konten yang merusak dan vulgar ke dalam produk mereka, yang sama sekali tidak dapat diterima bagi kesehatan moral masyarakat.”

0 Komentar