Cegah Double Counting, Anggaran MBG Bakal Dievaluasi Menkeu

Cegah Double Counting, Anggaran MBG Bakal Dievaluasi Menkeu
Ilustrasi siswa SD mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya bakal diawasi lebih serius oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Disampaikan di Jakarta, Selasa, Menkeu menyebut pihaknya bakal menyisir anggaran program MBG pada pekan depan. “Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka. Nanti kami lihat mana yang double counting,” ujarnya, dikutip Rabu (21/1/2026).

Kendati demikian, Purbaya memastikan anggaran MBG tahun ini tetap dialokasikan sebesar Rp335 triliun. Dan ia akan memastikan pengawasan agar dana terserap secara optimal.

Baca Juga:Perluas Sasaran Program, Satgas MBG KBB Siapkan Pembaruan Data Kelompok 3BFantastis! Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp335 Triliun untuk Program MBG 2026

Hal itu, kata dia, dilakukan dengan berkaca pada realisasi anggaran MBG tahun 2025 kemarin. Di mana mereka mengalokasikan dana untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua.

Alokasi tersebut, dicanangkan untuk mendukung implementasi program, namun pada kenyataannya masih ada kendaraan yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran.

Kondisi tersebut, menurut Menkeu, memungkinkan pihaknya untuk mencoret pos anggaran. “Lumayan kan bisa saya coret (pos anggaran). Tapi saya akan lihat, masih ada atau nggak (pos anggaran) itu.”

Kemudian, masih berkaca pada realiasi anggaran tahun lalu, Menkeu memperkirakan penyerapan anggaran program MBG tahun ini tidak akan terserap penuh.

Menurutnya, program MBG tahun ini hanya akan menyerap anggaran setidaknya berkisar Rp200 triliun.

“Kalau kami hitung, paling Rp200 triliun juga cukup mungkin. Tapi nanti kami lihat. Kami akan lihat yang inefisien saja. Tapi program itu program bagus, kami akan dukung supaya jalannya maksimal,” paparnya.

Berdasarkan perhitungan sementara Kementerian Keuangan, program MBG menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025, setara 72,5 persen dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025.

Baca Juga:Fantastis! Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp335 Triliun untuk Program MBG 2026Menkeu Yakin MBG Tercepat Serap Anggaran di Kuartal I 2026: Mereka Sudah Belanja

Nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat sebesar Rp43,3 triliun. Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Secara angka, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi. Dari segi keterlibatan pelaku usaha, program MBG telah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dan menyerap 789.319 pekerja.

0 Komentar