Adegan kilas balik ini ditampilkan layaknya sitkom era 1950-an, lengkap dengan tawa penonton palsu yang mengiringi pelecehan verbal dan seksual yang dialami Mallory.
Mickey jatuh cinta pada Mallory dan membantunya melarikan diri dari lingkungan penuh kekerasan tersebut.
Setelah mencuri mobil ayah Mallory, Mickey sempat dipenjara namun berhasil melarikan diri saat tornado melanda.
Baca Juga:Rekomendasi 5 Tanaman Dipercaya Pembawa Rezeki Berlimpah Menurut Islam Tabel Pinjaman KUR BRI 2026 Rp1-50 Juta, Nyicilnya Murah Cuma Rp21.000 per Bulan!
Ia kembali ke rumah Mallory, dan bersama-sama mereka membunuh ayahnya secara brutal serta membakar ibunya hidup-hidup.
Adik Mallory dibiarkan hidup, lalu pasangan itu pergi diiringi tepuk tangan penonton imajiner.
Pernikahan Berdarah dan Aksi Brutal
Mickey dan Mallory “menikah” di sebuah jembatan dengan ritual darah, mencampur darah mereka sebagai simbol ikatan abadi.
Mereka melanjutkan perjalanan, menginap di motel, dan melakukan berbagai kekerasan seksual serta pembunuhan.
Mallory menembak mati seorang mekanik setelah hubungan seksual berubah agresif, sementara Mickey memperkosa seorang sandera wanita.
Pembunuhan Berantai dan Media Sensasional
Pasangan ini kemudian melanjutkan pembunuhan berantai yang menewaskan 48 orang di sepanjang Route 666, melintasi New Mexico, Colorado, dan Utah.
Aksi mereka menarik perhatian dua tokoh utama: Detektif Jack Scagnetti dan jurnalis ambisius Wayne Gale.
Baca Juga:Boleh Diklaim Saldo DANA Gratis Rp36.000 dari Link DANA Kaget Hari ini!Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 via Aplikasi Cek Bansos
Scagnetti adalah polisi terkenal yang terobsesi dengan pembunuh massal sejak kecil, namun diam-diam juga seorang sosiopat.
Sementara Wayne Gale, pembawa acara American Maniacs, menjadikan Mickey dan Mallory sebagai bahan utama acaranya demi rating tinggi.
Gale berperan besar mengubah pasangan pembunuh itu menjadi figur kultus yang dipuja banyak orang.
Rasa Bersalah dan Penangkapan
Dalam pelarian, Mickey dan Mallory bertemu seorang Indian Navajo bernama Warren Red Cloud.
Upaya spiritual Red Cloud untuk “mengusir setan” dalam diri Mickey justru berakhir tragis ketika Mickey membunuhnya dalam kondisi tak sadar. Ini menjadi pertama kalinya pasangan tersebut merasa bersalah.
Setelah digigit ular derik, mereka mencoba mencari obat penawar di sebuah apotek. Polisi akhirnya mengepung mereka. Mallory ditangkap dan dipukuli, sementara Mickey menyerah setelah Scagnetti mengancam akan menyiksa Mallory. Keduanya ditangkap secara brutal.
Kerusuhan Penjara dan Pelarian
