JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cimahi kembali memicu banjir di kawasan perbatasan Kelurahan Leuwigajah dan Kelurahan Cibeber pada Minggu (18/1/26).
Jebolnya tanggul penahan air menyebabkan luapan air merendam permukiman warga hingga area persawahan, sehingga memerlukan penanganan lanjutan dari pemerintah dan instansi terkait.
Lurah Leuwigajah, Dini Gusniar, meninjau langsung lokasi banjir yang terjadi di perbatasan RT 04 RW 18 Kelurahan Leuwigajah dan RT 04 RW 13 Kelurahan Cibeber. Banjir tersebut disebabkan oleh tanggul yang jebol akibat derasnya aliran air setelah hujan.
Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota
Dini menjelaskan, tanggul tersebut baru dua minggu lalu diperbaiki secara sementara oleh tim Kecebong DPKP menggunakan karung dan batu berangkal. Namun, derasnya arus air membuat tanggul kembali jebol dan menyebabkan air meluap ke permukiman warga serta area persawahan di sekitar lokasi.
“Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan. Perbaikan sebelumnya memang masih bersifat sementara, sehingga perlu penanganan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Dini saat dikonfirmasi, Senin (19/1/26).
Dalam peninjauan tersebut, Lurah Leuwigajah didampingi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Leuwigajah serta tim BPBD Kota Cimahi. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air sempat mencapai pinggang orang dewasa, meski kondisi tersebut berangsur cepat surut.
“Yang menurut laporan pada saat tanggul tersebut jebol terdapat satu unit sepeda motor terendam banjir. Jebolnya tanggul dan derasnya aliran air juga menyebabkan pohon pisang di sekitar lokasi bergeser dari tepi hingga ke tengah sawah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/1/26).
Selain itu, Dini juga mengucapkan terima kasih kepada BPBD Kota Cimahi yang dinilai cepat tanggap dengan langsung mengirimkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
“Pemerintah Kelurahan Leuwigajah bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk penanganan lanjutan serta upaya pengurangan risiko banjir di wilayah tersebut,” pungkasnya. (Mong)
