“Musik Koes Plus ini saya yakin akan abadi. Ini bagian dari identitas bangsa kita. Lirik-liriknya sarat nilai nasionalisme, apalagi lagu-lagu bertema Nusantara yang secara tegas menanamkan rasa cinta tanah air,” katanya.
Iwan menilai, di tengah pengaruh media global yang begitu kuat, rasa nasionalisme perlahan mengalami pengikisan.
Karena itu, lanjutnya, D Flash akan membawakan kembali lagu-lagu Koes Plus yang bernuansa kebangsaan menjadi upaya simbolik untuk menggugah kesadaran kolektif masyarakat.
Baca Juga:Lagu Ibu Pertiwi Mengalun di Ruang Publik Bogor, Bupati: Bangkitkan Semangat NasionalismeMTs Negeri Cimahi Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini Lewat Lomba Kreatif HUT ke-80 RI dan Hari Pramuka ke-64
“Mudah-mudahan lewat lagu-lagu Nusantara yang kami bawakan, masyarakat kembali diingatkan untuk mencintai tanah airnya dan memperkuat rasa nasionalisme,” ujarnya.
Untuk pertunjukan mendatang, D Flash menyiapkan sekitar 40 hingga 60 lagu Koes Plus. Durasi lagu yang relatif singkat menuntut kesiapan fisik seluruh personel, terutama para vokalis utama. Meski bukan konser berskala besar, D Flash menegaskan komitmennya untuk tampil maksimal.
Sebagai bagian dari interaksi dengan penonton, D Flash juga merancang sesi kuis dan permainan tebak lagu. Penonton yang berhasil menjawab akan mendapatkan cendera mata berupa kaus D Flash, meski jumlahnya terbatas.
Menjawab pertanyaan terkait repertoar, Iwan memastikan seluruh lagu yang akan dibawakan telah dipersiapkan dan terus diasah melalui latihan rutin.
Ia berharap kehadiran D Flash dapat menambah warna dalam lanskap musik Bandung, sekaligus memperkenalkan band asal Cimahi dan Bandung Raya tersebut ke tingkat nasional.
“Personel kami berasal dari Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi. Kami anggap ini representasi Bandung Raya. Mudah-mudahan D Flash bisa dikenal lebih luas dan memberi kontribusi positif bagi musik Indonesia,” tutupnya. (Monk)
