Pabrik Rajut di Katapang Bandung Dilalap Api Dini Hari, Lima Unit Damkar Dikerahkan

Sebuah pabrik rajut yang berada di Kampung Cijagra, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung
Sebuah pabrik rajut yang berada di Kampung Cijagra, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, dilalap api pada Kamis (15/1/2026) dini hari. Foto istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah pabrik rajut yang berada di Kampung Cijagra, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, dilalap api pada Kamis (15/1/2026) dini hari. Kebakaran terjadi saat aktivitas pabrik belum beroperasi.

Kasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, M Saepuloh, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.37 WIB.

“Itu jam awal penerimaan informasi yang masuk ke kami,” ujarnya.

Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota

Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi. Menurut Saepuloh, unit pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 04.43 WIB. Namun, saat petugas tiba, kondisi api sudah dalam keadaan membesar.

“Apinya sudah besar, sehingga kami kerahkan sekitar lima unit kendaraan pemadam. Api sudah merambat, kemungkinan karena keterlambatan pelaporan,” katanya.

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan gudang sekaligus pabrik rajut yang menyimpan sisa-sisa kain konveksi untuk didaur ulang. Saat kejadian, lokasi dalam kondisi tidak beraktivitas karena jam kerja pabrik baru dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.

“Ini gudang pabrik rajut. Belum ada aktivitas kerja, masih kondisi normal karena jam kerja biasanya pagi,” jelasnya.

Saepuloh menambahkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Hal tersebut kerap terjadi karena lokasi usaha terpisah dari tempat tinggal pemilik.

“Sering kali yang melihat kebakaran justru tetangga atau orang di sekitar, bukan pemiliknya langsung,” ungkapnya.

Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala, terutama terkait aliran listrik. Menurutnya, PLN belum mendapat informasi lebih awal sehingga aliran listrik belum langsung dipadamkan.

Baca Juga:Di Bawah Kepemimpinan Prabowo, Mentan Amran Antar Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025Meski Pincang, Macan Kemayoran Pede Tantang Persib di GBLA

“Ini yang menjadi kesulitan kami, karena ada potensi petugas terkena aliran listrik di lokasi kebakaran,” ujarnya.

Meski demikian, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

“Sekarang sudah pendinginan. Api sudah bisa diatasi dan tidak membesar lagi. Alhamdulillah, kondisi hujan juga membantu proses pemadaman,” pungkas Saepuloh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun taksiran kerugian akibat kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

0 Komentar