JABAR EKSPRES – Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 untuk periode Januari 2026 resmi mulai dicairkan. Sejak awal bulan, laporan pencairan sudah diterima dari berbagai daerah melalui bank penyalur resmi.
Sejumlah KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi kelompok pertama yang melaporkan saldo bansos masuk ke rekening mereka. Selanjutnya, pada tanggal 6 hingga 7 Januari 2026, pencairan mulai menyasar sebagian penerima dari Bank BNI, terutama untuk bantuan BPNT.
Proses penyaluran semakin meluas pada 8 Januari 2026 ketika KPM pengguna KKS Bank BRI mulai menerima BPNT Tahap 4 dengan nilai bantuan mencapai Rp600.000. Hingga tanggal 10 Januari 2026, laporan pencairan PKH Tahap 4 melalui Bank BRI juga terus berdatangan dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp975.000 hingga Rp1.200.000, khususnya bagi kategori lansia.
Baca Juga:Link Download TheoTown Game Simulasi Kota Viral, Ini Cara Instal dan Main GratisnyaSimulasi Angsuran KUR BRI 2026 Rp20 Juta–Rp150 Juta Berdasarkan Omzet Usaha
Pendamping sosial menegaskan bahwa pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 Januari 2026 tidak dilakukan serentak. Proses ini berjalan bertahap sesuai kesiapan data dan sistem di masing-masing wilayah.
Bagi KPM yang dananya belum masuk, tidak perlu khawatir berlebihan. Jika status bantuan di sistem SIKS-NG sudah berada pada posisi SI (Standing Instruction), itu berarti dana telah dijadwalkan dan hanya tinggal menunggu proses transfer dari bank penyalur.
Untuk menghindari kesalahan data atau kendala teknis, KPM disarankan rutin berkoordinasi dengan pendamping sosial atau perangkat desa setempat.
Cara Mudah Mengecek Status Pencairan Bansos
Agar tidak ketinggalan informasi, KPM dapat melakukan pengecekan status bantuan dengan beberapa cara berikut:
Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
KPM bisa mengunduh aplikasi Cek Bansos Kemensos RI di Play Store. Setelah masuk menggunakan NIK dan data kependudukan, buka menu profil atau riwayat bantuan untuk melihat apakah PKH dan BPNT sudah cair, masih proses, atau berada pada status SI.
Melalui Website Resmi Kemensos
Akses laman cekbansos.kemensos.go.id, lalu isi data wilayah mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan. Masukkan nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha, kemudian klik Cari Data. Status bantuan akan muncul secara otomatis.
