Bagi penerima aktif, saldo bansos dapat dicek melalui:
- ATM bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- Agen bank atau e-warong
- Aplikasi mobile banking (jika tersedia)
- Pastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih aktif agar bantuan bisa dicairkan.
- Penyebab PKH dan BPNT Tidak Muncul Saat Dicek
- Jika nama tidak terdaftar, kemungkinan penyebabnya:
- Data belum masuk atau tidak aktif di DTKS
- NIK atau KK tidak valid
- Kondisi ekonomi sudah tidak memenuhi kriteria
- Data belum diperbarui oleh pemerintah desa
Solusinya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui desa atau aplikasi Cek Bansos.
Daftar Bansos yang Masih Cair Tahun 2026
Beberapa bantuan sosial yang tetap disalurkan pada 2026 antara lain:
- PKH: untuk ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat
- BPNT: bantuan pangan melalui KKS
- Program Indonesia Pintar (PIP)
- PBI JKN BPJS Kesehatan
- Program Rehabilitasi Sosial
Keberlanjutan bansos ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial.
Daftar Bansos yang Dihentikan Tahun 2026
- Sementara itu, beberapa bantuan sementara resmi dihentikan:
- BLT stimulus sementara
- Bantuan penebalan atau top up sembako
- Bantuan Subsidi Upah (BSU)
- BLT Dana Desa
Penghentian dilakukan untuk mencegah tumpang tindih dan meningkatkan efisiensi anggaran.
Aturan Baru Bansos 2026, Wajib Terdaftar DTSEN
Baca Juga:Hugo Ekitike Diragukan Tampil Lawan Arsenal, Arne Slot Ungkap KondisinyaPiala Afrika 2025 Memanas, Kamerun, Maroko, Senegal, dan Mali Lolos Perempat Final!
Mulai 2026, penyaluran PKH dan BPNT menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima yang datanya tidak aktif atau tidak diperbarui berisiko gagal menerima bantuan.
Masyarakat diimbau rutin mengecek status bansos dan memastikan KKS aktif, karena saldo yang tidak dicairkan dalam jangka waktu tertentu dapat hangus.***
