JABAR EKSPRES – Penipuan online dengan cara bisnis investasi bodong rupanya masih terus marak diberbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya aplikasi AMG Pantheon yang viral di Kota Baubau Sulawesi Tenggara, ternyata kini mulai menyebar luas dan sampai di Makasar.
Hal ini terlihat dari beberapa postingan anggotanya yang berada di Makasar, yang mulai membagikan berbagai foto sosialisasi dan bukti penarikan yang sukses membuatnya mendapat keuntungan besar.
Padahal di Baubau, anggotanya sedang mengalami kepanikan karena aplikasi sudah mulai bermasalah, salah satunya sudah tidak bisa lagi melakukan penarikan atau WD.
Baca Juga:Kronologi Penemuan Mayat Dalam Karung di Sanggau, Diduga Dihabisi Teman Sendiri6 Mobil Terlaris di Indonesia Selama 2025, Ada Merek China
Anggota yang ingin sukses WD diwajibkan bayar pajak, seperti yang diterapkan aplikasi lain saat menjelang scam.
Selain itu aplikasi juga sedang menggelar promo spesial natal dengan hadiah besar, namun syaratnya harus deposit untuk membeli paket investasi sesuai dengan hadiah yang diharapkan.
Dikhawatirkan aplikasi akan benar-benar scam sesuai dengan prediksi para influenser investasi online yang menyebut aplikasi ini bakal tumbang di awal Januari 2026 ini.
Jika hal ini terbukti, maka anggota baru di Makasar yang blm sempat menikmati keuntungan yang dijanjikan, sudah harus menjadi korban investasi bodong AMG Pantheon, karena aplikasi sudah tidak bisa lagi mengeluarkan uang.
Sebelum terlanjur menjadi korban, segera jauhi aplikasi investasi online ilegal seperti AMG Pantheon, karena sudah jelas tidak memiliki legalitas dari Otoritas Jasa Keuangan. Bahkan Perusahaan Pantheon Ventures sudah memberikan klarifikasi bahwa aplikasi ini bukan bagian dari perusahaan tersebut, namun hanya mencatut nama besarnya saja, untuk menarik kepercayaan dari masyrakat.
Jika sudah begini, jangan mau jika disuruh merekrut member baru atau melakukan deposit dengan alasan apapun termasuk sebagai pajak atau yang lainnya.
