Bundaran Jati Resmi Dibuka, Cimahi Kejar Janji Atasi Kemacetan dan Banjir

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat Peresmian Tugu Bundaran Jati
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat Peresmian Tugu Bundaran Jati/Firman Satria/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Bundaran Jati di Plaza Gedung A, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Blok Jati Cihanjuang, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Peresmian ini menjadi penutup rangkaian agenda pembangunan strategis daerah yang dikebut pada penghujung tahun, sebagai upaya menjawab persoalan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan peresmian Bundaran Jati menjadi salah satu langkah penting dalam mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini menjadi masalah di kawasan Cihanjuang dan sekitarnya.

Baca Juga:Sidang Lanjutan Gugatan Cerai Digelar, Atalia Praratya Hadir di Pengadilan Agama BandungPersib Diuji di Kediri, Laga Tandang Penentu Mental Juara Maung Bandung

“Ini bisa mengurangi kemacetan di Kota Cimahi. Nantinya jalan yang Jati itu akan kita ubah menjadi Jalan Sudarna. Sekarang masih dalam proses, mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat ditemui awak media.

Ia menerangkan, Bundaran Jati bukan satu-satunya proyek infrastruktur yang rampung pada akhir 2025. Sebelum agenda tersebut, Pemkot Cimahi lebih dulu meresmikan beberapa fasilitas publik lain, mulai dari pembangunan layanan kesehatan hingga sarana pendidikan.

“Kita sudah lima titik. Pertama di RSUD Cibabat, dengan fasilitas pengolahan darah yang semakin representatif. Lalu Puskesmas Cibeureum, revitalisasi ruang kelas di SMPN 9 agar kegiatan belajar mengajar lebih layak, dan Rumah Singgah di Cipageran,” tutur Ngatiyana.

Ngatiyana menegaskan, setiap pembangunan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat: pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak.

“Semua ini adalah untuk kehidupan masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan kita mulai pembangunan lagi. Doakan Cimahi tetap mampu membangun,” katanya.

Perubahan fisik juga menyasar pusat pelayanan pemerintahan. Menurutnya, wajah kantor Pemkot Cimahi yang kini mulai tertata baru tahap awal dari rencana lebih besar.

“Nanti belakang sudah ada kantin, kemudian Plaza Rakyat akan kita bangun. Ini baru depan saja. Perencanaannya sudah ada, pelaksanaan bertahap,” ujar Ngatiyana.

Baca Juga:Dari Abon hingga Rendang, Produk Nasabah PNM Disalurkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di SumateraPersib Mantap Di Puncak Klasemen, Eliano Bicara Soal Dukungan Bobotoh

Tahun 2026, Cimahi mencanangkan proyek underpass sepanjang 600 meter di kawasan Gatot Subroto, tepat di depan Pussenarmed yang diharapkan mampu mereduksi titik-titik kemacetan selama ini.

“Tahapan sudah kita laksanakan: rapat dengan TNI, Pemprov, Kodam. Proses perizinan sampai ke Menhan dan Kemenkeu selesai dulu. Target mulai pelaksanaan triwulan kedua,” ucapnya.

Selain kemacetan, persoalan banjir juga menjadi fokus utama. Pemerintah berencana mempercepat perbaikan drainase di lokasi rawan banjir, termasuk kawasan Cipodang.

0 Komentar