Anggaran Terpangkas, Pemkot Cimahi Tetap Prioritaskan Pembangunan Underpass Gatot Subroto

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat Peresmian Bunderan Jati di Plaza A Pemkot Cimahi (mong)
Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat Peresmian Bunderan Jati di Plaza A Pemkot Cimahi (mong)
0 Komentar

Ia menjelaskan, padatnya frekuensi perjalanan kereta menjadi penyumbang utama kemacetan di kawasan tersebut. Selain kereta cepat yang melintas hampir setiap 30 menit, jalur ini juga dilalui kereta antarkota dan lokal, sehingga palang pintu bisa tertutup hingga tujuh menit setiap kali kereta melintas.

“Karena itu, Pak Wali Kota sangat konsen agar underpass ini segera terwujud,” ucapnya.

Wilman menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk pembangunan konstruksi fisik underpass. Adapun Pemkot Cimahi bertanggung jawab pada proses pembebasan lahan di area terdampak.

Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC

“Konstruksi dibiayai provinsi, sedangkan pemerintah kota mendukung melalui pembebasan lahan. Tim sudah bergerak bersama TNI dan BUMN, dan progresnya cukup positif,” jelasnya.

Secara teknis, jalur underpass akan membentang dari pertigaan sebelum Kantor Pos dekat Pusdikkomlek hingga kawasan Taman Kartini, berdekatan dengan gerbang Pussenarhanud. Jika seluruh perizinan dan persiapan teknis berjalan lancar, konstruksi ditargetkan mulai pada Februari 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 10 bulan.

“Informasi dari provinsi, durasi pekerjaan sekitar 10 bulan. Harapannya Februari sudah bisa mulai,” pungkas Wilman.

Laman:

1 2
0 Komentar