JABAR EKSPRES – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan memaparkan strategi kepolisian dalam mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, saat libur Natal dan Tahun Baru.
Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan hal tersebut saat meninjau Pos Hoegeng, Gadog, Kabupaten Bogor, Jumat (26/12/2025) siang.
Menurutnya, hingga pukul 11.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Puncak telah mencapai sekitar 15 ribu unit. Bahkan, terjadi peningkatan signifikan dengan penambahan sekitar 2.000 kendaraan setiap jamnya.
Baca Juga:Tujuh Jabatan Camat di Bogor Masih Kosong, BKPSDM Petakan Lulusan IPDNRidwan Kamil Sampaikan Permohonan Maaf, Akui Kesalahan dalam Pernikahan 29 Tahun
“Terjadi peningkatan yang cukup luar biasa. Hingga pukul 11.00 WIB sudah mencapai sekitar 15 ribu kendaraan, dengan kenaikan sekitar 2.000 kendaraan per jam. Ini sudah kami analisis, ada kendaraan yang hanya pulang-pergi, ada pula yang bermalam,” ujar Rudi di Pos Hoegeng.
Untuk mengantisipasi kepadatan, strategi pertama yang akan diterapkan adalah sistem buka-tutup jalur, yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
“Apabila terjadi kepadatan, langkah pertama yang kami lakukan adalah penerapan buka-tutup jalur. Itu menjadi kewenangan kepolisian berdasarkan situasi di lapangan,” jelasnya.
Selain rekayasa lalu lintas, Polres Bogor juga menginisiasi kebijakan late check-out bagi tamu hotel di kawasan Puncak. Kebijakan tersebut telah dikoordinasikan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
“Kami mengimbau para pengusaha perhotelan agar dapat memundurkan waktu check-out para tamu, sehingga arus kendaraan turun tidak menumpuk di waktu yang sama,” tambahnya.
Tak hanya itu, para pengusaha hotel juga didorong untuk memberikan diskon atau penawaran khusus kepada pengunjung guna meningkatkan kenyamanan selama berada di kawasan wisata.
“Selain itu, hotel juga menawarkan diskon-diskon kepada pengunjung. Semua ini merupakan hasil koordinasi dengan PHRI dan para pengusaha hotel agar masyarakat merasa nyaman. Intinya, kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, baik yang menuju Puncak maupun yang turun,” pungkas Rudi.
