Polisi: Pria 28 Tahun Nekat Akhiri Hidup Akibat Putus Cinta

Ilustrasi putus cinta. Pixabay
Ilustrasi putus cinta. Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polisi membenarkan, EBP (28) gantung diri karena putus cinta akibat berakhirnya hubungan dengan T (16).

Kapolsek Cibinong AKP Jony Handoko menjelaskan, saksi yakni T menghubungi EBP pada pukul 03.00 dini hari untuk meminta putus, pada Kamis (18/12/2025).

Kemudian, EBP mengancam untuk mengakhiri hidupnya akibat ajakan mengakhiri hubungan oleh T.

Baca Juga:Tingkatkan Keterampilan Warga Usia Produktif, Pelatihan Menjahit Garmen Digelar di PamulihanDorong Hilirisasi Gas Bumi, PGN Tingkatkan Pemanfaatan Jadi Produk Bernilai Tinggi

“Tiba-tiba korban minta agar saksi datang pagi, lalu sekitar 04.30 Wib terakhir chat mengatakan bahwa tidak percaya kalau orang mati karena cinta setelah itu korban sudah tidak ada jawaban,” kata AKP Jony, pada Jumat (19/12/2025).

Namun, T yang merasa kurang sehat memutuskan untuk datang ke rumah korban sekitar pukul 15.00 WIB guna memastikan kondisi EBP.

T masuk ke rumah korban karena tidak ada jawaban dan mencari keberadaan EBP. T berpikir, EBP sedang bersembunyi karena tidak ditemukan.

“Saksi mencoba mencarinya hingga saat membuka kamar mandi dilihatnya korban sudah tidak sadarkan diri dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi,” jelas AKP Jony.

Kata dia, T keluar dari rumah korban untuk memberitahukan kejadian terssbut kepada tetangga sekitar rumah EBP.

Usai pihak kepolisian melakukan olah TKP, di tubuh EBP tidak ditemukan tanda kekerasan. Pihak kepolisian juga sudah membaca isi chat antara korban dengan saksi.

“Diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi,” pungkasnya.

0 Komentar