JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah menelusuri sebuah video viral yang memperlihatkan tindakan pejabat kecamatan saat penertiban pedagang di kawasan Lembang.
Video tersebut beredar luas di media sosial setelah diunggah akun TikTok @Painem.paijo0 pada Senin, 17 Desember 2025. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria diduga pejabat Kecamatan Lembang melakukan tindakan perusakan terhadap lapak pedagang jagung di pinggir Jalan Panorama Lembang.
Pria tersebut tampak beberapa kali memukul lapak pedagang menggunakan alat yang dibawanya. Namun upaya itu sempat gagal lantaran alat pemukul yang digunakan justru patah. Tak berhenti di situ, ia kemudian menjungkalkan lapak pedagang jagung tersebut hingga roboh.
Baca Juga:Viral Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Bupati Bandung Barat Janjikan Perbaikan Sistem DaruratDorong Kepatuhan Pajak, Pemkab Bandung Barat Hadirkan Sistem Pembayaran Mudah
Dalam video itu terdengar suara seorang perempuan yang menyebut tindakan tersebut dilakukan oleh camat setempat.
“Akhirnya dirusak sama pak camat, kita sudah sabar beberapa kali. Sok silahkan tukang jagung kalau mau laporan, kita tindaklanjuti sekalian. Dikasih kelonggaran masih juga bandel,” kata seorang perempuan dalam video tersebut.
Berdasarkan penelusuran, pejabat yang terekam dalam video itu adalah Camat Lembang, Bambang Eko Setyo Wahjudi. Peristiwa tersebut terjadi saat dirinya bersama sang istri melakukan penertiban pedagang liar pada Senin, 15 Desember 2025.
Saat dikonfirmasi, Bambang membenarkan peristiwa dalam video tersebut. Ia juga menepis anggapan bahwa alat yang dibawanya merupakan senjata tajam.
“Betul itu kejadiannya kemarin. Yang saya bawa itu baton, bukan samurai,” kata Bambang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, mengaku belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh terkait video tersebut.
Menurutnya, pemerintah daerah akan lebih dulu melakukan penelusuran serta meminta keterangan dari pihak terkait guna mengetahui kronologi kejadian secara menyeluruh.
Baca Juga:Tak Bisa Dilalui Kendaraan, Lansia di Kabupaten Bandung Barat Diangkut EkskavatorMasifnya Pembangunan Perumahan, Kabupaten Bandung Barat Masuk Fase Krisis Bencana
“Saya belum bisa banyak komentar, kita akan telusuri dulu kebenarannya. Kami perlu tahu itu kronologinya seperti apa,” pungkas Ade. (Wit)
