Farhan menilai, konsep feeder cukup realistis untuk diterapkan, mengingat uji coba angkutan pengumpan yang terintegrasi dengan BRT saat ini tengah berjalan dan menunjukkan hasil yang cukup positif.
Skema ini diharapkan dapat menjaga konektivitas transportasi sekaligus memastikan kawasan Cicaheum tetap memiliki peran penting dalam sistem transportasi kota.
“Kalau nantinya bisa difungsikan sebagai feeder, insya Allah memungkinkan. Saat ini kami bersama pemerintah provinsi juga sedang melakukan uji coba angkot feeder, dan sejauh ini hasilnya terlihat baik,” ujarnya.
Baca Juga:Alih Fungsi untuk Depo BRT Masih Alami Penolakan, Kepala Terminal Cicaheum: Alhamdulillah KondusifWarga Terminal Cicaheum Tolak Rencana Perubahan Fungsi Menjadi Depo BRT
Dengan pendekatan tersebut, Farhan berharap pengembangan BRT tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga mampu menjawab kekhawatiran warga.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan sistem transportasi publik yang lebih tertata, ramah lingkungan, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat Kota Bandung secara luas.
