JABAR EKSPRES – Punya rencana liburan di akhir tahun ini, pastikan memilih lokasi liburan yang aman. Mengingat kondisi cuaca sedang tidak bersahabat hingga menimbulkan banyak bencana di berbagai wilayah.
Jangan sampai niat liburan bersama keluarga agar bahagia malah berakhir dengan tragedi penuh duka.
Cuaca menjadi salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan saat menentukan rencana liburan bersama keluarga.
Baca Juga:Len Kirim PLTS Portable Bantu Restorasi Sistem Kelistrikan di Wilayah Bencana SumatraMobil MBG Tabrak Barisan Siswa SDN 01 Kalibaru saat Upacara, 20 Orang Jadi Korban
Pastikan memilih lokasi wisata yang aman, dan jauh dari resiko bencana. Pantau juga kondisi cuaca sebelum berangkat liburan
Berikut beberapa destinasi wisata yang berisiko tinggi dan sebaiknya dihindari saat cuaca sedang buruk, hal ini penting demi keselamatan diri.
1. Kawasan Pegunungan dan Perbukitan Rawan Longsor
Tempat wisata di dataran tinggi seperti kawasan pegunungan atau perbukitan memang menawarkan panorama indah. Namun, di musim penghujan, daerah ini menjadi salah satu lokasi yang paling rentan terhadap bencana tanah longsor.
Lapisan tanah yang gembur akibat curah hujan tinggi dapat dengan mudah bergeser dan menimbulkan longsor secara tiba-tiba.
Contohnya, kawasan wisata di Puncak, Bogor, atau daerah Dieng di Jawa Tengah sering mengalami longsor ringan hingga berat ketika hujan turun berhari-hari. Selain mengancam keselamatan wisatawan, longsor juga dapat memutus akses jalan utama. Karena itu, jika ingin berlibur di daerah seperti ini, sebaiknya menunggu kondisi cuaca lebih stabil dan selalu memantau informasi dari BMKG atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
2. Air Terjun dan Sungai dengan Arus Deras
Air terjun dan sungai selalu menjadi destinasi favorit pencinta alam. Namun, di musim hujan, volume air meningkat tajam dan arusnya menjadi jauh lebih deras. Banyak kasus wisatawan terseret arus saat bermain air tanpa memperhatikan tanda bahaya. Air yang tampak tenang di permukaan bisa saja memiliki pusaran kuat di bawahnya.
Salah satu contoh peringatan datang dari beberapa kawasan wisata air di Yogyakarta dan Malang, yang sering ditutup sementara saat curah hujan meningkat. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Air bah bisa datang mendadak dari hulu dan menyebabkan banjir bandang dalam hitungan menit. Jadi, berhati-hatilah dan jangan memaksakan diri berwisata di lokasi seperti ini, terutama jika cuaca sedang mendung pekat atau gerimis mulai turun.
