Contoh Teks Khutbah Jumat: Menjaga Lisan dari Komentar Negatif kepada Korban Bencana

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang menjaga lisan dari komentar negatif kepada korban bencana. (Pixabay/geralt)
0 Komentar

Pada surat Al-Baqarah ayat 155 di atas, Allah menegaskan akan memberikan cobaan kepada setiap umat Islam sebagai ujian di dunia.

Cobaan tersebut bisa berupa kekhawatiran, kelaparan, kurangnya harta, kematian kerabat ataupun yang lainnya.

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirul Qur’anil Azhim juz 1 hal 338 berkata:

بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ أَيْ بِقَلِيلٍ مِنْ ذَلِكَ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوالِ أَيْ ذَهَابُ بَعْضِهَا وَالْأَنْفُسِ كَمَوْتِ الْأَصْحَابِ وَالْأَقَارِبِ وَالْأَحْبَابِ وَالثَّمَراتِ أَيْ لَا تُغِلُّ الحدائق والمزارع كعادتها

Baca Juga:25 Kode Redeem FC Mobile Aktif Terbaru 12 Desember 2025, Masukkan CR7 ke Tim Kamu!Amalkan Doa Ini Setelah Baca Surat Yasin, Jangan Langsung Beranjak

Artinya: “(Kami pasti akan menguji kalian) dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta dengan hilangnya sebagian harta, hilangnya nyawa seperti meninggalnya sahabat, kerabat ataupun orang yang dicinta serta ujian dari panen buah-buahan dari perkebunan dan pertanian yang tidak menghasilkan seperti biasanya”.

Dari penjelasan Ibnu Katsir di atas, dapat dipahami bahwa, umat manusia tidak dapat melepaskan diri dari ujian yang diberikan Allah. Baik itu ujian yang menimpa diri sendiri, kerabat ataupun sesama umat Islam.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah SWT,

Umat Islam juga diperintahkan untuk selalu membantu dan menolong sesama, terutama kepada mereka yang sedang ditimpa musibah. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah berkata, Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang meringankan satu beban dari seorang mukmin maka Allah akan meringankan bebannya di hari kiamat, dan barangsiapa membantu orang mukmin yang sedang kesusahan maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat”.(HR. Muslim)

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah SWT,

Di sisi lain, mengucapkan komentar-komentar negatif terhadap korban bencana termasuk ke dalam ujaran kebencian yang sangat dilarang dalam Islam.

Hal tersebut ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an bahwa tidak diperkenankan bagi umat Islam untuk mengolok-olok satu sama lain, sebab boleh jadi yang diolok-olok lebih baik derajatnya di sisi Allah.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim.” (Qs. Al-Hujurat: 11)

0 Komentar