JABAR EKSPRES – Pembalap Red Bull, Max Verstappen, menyatakan dirinya tetap merasa bangga meski gagal mempertahankan gelar juara Formula 1 (F1) musim 2025 setelah kalah tipis dari pembalap McLaren, Lando Norris.
Mengutip laman resmi F1 pada Senin, Verstappen menjelaskan bahwa ia dan timnya telah bekerja keras sepanjang musim untuk meraih hasil terbaik, namun keberuntungan belum berpihak kepada mereka.
Verstappen menegaskan bahwa ia puas dengan performa tim di seri terakhir. Menurutnya, mereka mampu mengoptimalkan akhir pekan secara sempurna, mulai dari meraih pole position hingga memenangkan balapan dengan dominan.
Baca Juga:Motorola Moto G06: Smartphone Budget 2025 dengan Fitur PremiumHarga Perak Antam Hari Ini Menguat, Sentuh Rp36.445 per Gram
“Dari sisi kami, setidaknya kami mengoptimalkan akhir pekan dengan sempurna, kami meraih pole position, kami memenangkan balapan dengan cara yang menurut saya dominan, jadi tidak ada yang bisa dikatakan tentang itu,” ujarnya.
Meski demikian, selisih dua poin yang membuatnya kehilangan gelar tentu terasa menyakitkan. Ia mengingat bahwa pada seri di Zandvoort sebelumnya, ia sempat tertinggal lebih dari 100 poin di klasemen, sehingga pencapaiannya tetap patut diapresiasi.
“Pada akhirnya, tentu saja, Anda kehilangan gelar juara dengan selisih dua poin (dan itu) terlihat menyakitkan, tetapi di sisi lain, jika Anda melihat dari posisi kami di Zandvoort, tertinggal lebih dari 100 poin, saya pikir itu tidak terlalu buruk,” sambungnya.
Pada Grand Prix Abu Dhabi 2025, Verstappen sukses finis di posisi pertama. Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk menutup selisih poin dengan Norris, yang mampu mengamankan posisi ketiga dan mempertahankan keunggulannya.
Verstappen menutup musim dengan total 421 poin, selisih dua poin dari Norris yang mengumpulkan 423 poin sebagai juara dunia.
Meski gagal menjadi kampiun, Verstappen menilai perjuangannya bersama tim sangat layak diapresiasi. Ia bangga karena mereka mampu bangkit dan tampil kuat pada paruh kedua musim setelah sempat tertinggal jauh.
“Kami tidak memenangkan kejuaraan, oke, itu terjadi, itulah hidup, dan itu bukan sesuatu yang akan terlalu saya sesali. Maksud saya, hidup terus berjalan,” ujarnya.
Baca Juga:Uni Eropa Berpotensi Permanen Bekukan Aset Rusia Berkat Celah Hukum BaruAS Pertimbangkan Perluas Larangan Masuk ke Lebih dari 30 Negara
Verstappen juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh anggota tim yang ia anggap sebagai keluarga kedua. Ia mengatakan bahwa mereka akan tetap menikmati hasil yang telah dicapai dan menatap musim depan yang penuh tanda tanya dengan optimisme baru.
