Tata Cara Shalat Tahajud Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya

Tata Cara Shalat Tahajud Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya
Tata Cara Shalat Tahajud Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya./ilustrasi Pexels
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.

Shalat ini dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya hingga sebelum terbit fajar, dan memiliki keutamaan yang besar bagi siapa pun yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Berbeda dengan shalat sunnah lainnya, shalat tahajud dianjurkan dilakukan setelah bangun tidur, sehingga pelaksanaannya menunjukkan kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga:Tabel Angsuran KUR Mandiri Desember 2025 Pinjaman Rp1–500 Juta, Ajukan Sekarang!Harga Emas Antam Hari ini Turun Rp13.000, Ini Detailnya

Shalat tahajud tidak memiliki batasan jumlah rakaat. Namun, para ulama menganjurkan untuk melakukannya dua rakaat sekali salam.

Untuk kamu yang ingin mulai rutin menunaikan shalat tahajud, berikut adalah tata cara lengkapnya mulai dari niat, bacaan, hingga doa setelah shalat.

Tata Cara Shalat Tahajud

1. Niat Shalat Tahajud

Langkah pertama dalam melaksanakan shalat tahajud adalah membaca niat ketika takbiratul ihram. Lafal niat shalat tahajud adalah:

Arab: أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku menyengaja shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbir, bacalah doa iftitah sebagaimana dalam shalat pada umumnya. Salah satu bacaan yang dianjurkan adalah:

Arab: اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا…

Artinya: “Allah Mahabesar, Mahasempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya…”

Ada juga bacaan lain seperti:

Arab: اَللّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَاياَيَ…

Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat…”

Baca Juga:Chanaya Village Hadirkan Enchanted Forest: Liburan Fantasi Penyihir di Akhir TahunTelkomGroup Bersama Pemerintah Percepat Pemulihan Layanan Pasca Bencana Sumatra

3. Membaca Surat Al-Fatihah

Pada setiap rakaat, bacalah surat Al-Fatihah sebagaimana shalat wajib:

Arab (ringkas): بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ …

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…”

4. Membaca Surat dalam Al-Quran

Setelah Al-Fatihah, lanjutkan dengan membaca salah satu surat dalam Al-Quran, baik surat pendek maupun surat panjang. Tidak ada ketentuan khusus dalam pemilihannya.

5. Rukuk

Setelah membaca surat, lakukan rukuk sambil membaca:

Arab: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhana rabbiyal ‘adhimi wa bihamdih.

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan Maha Terpuji.”

6. I’tidal

Bangun dari rukuk dan membaca:

Arab: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Artinya: “Aku mendengar orang yang memuji-Nya.”

0 Komentar