“Pada 2020, saat masih bernama Jambore SCAH (Super Camp Anak Hebat), kegiatan tetap berlangsung meski pandemi Covid-19, dengan protokol ketat dan diikuti lebih dari 300 anak,” tambahnya.
Selain McDays, Yayasan Mata Cinta juga kata Rizka, menjalankan berbagai program lain yang menyentuh banyak lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut lanjut dia, meliputi Istighotsah Akbar yang digelar 2–3 kali setahun, pelatihan karakter insan akam untuk usia 17–35 tahun, majelis sholawat rutin setiap malam minggu, Festival Ramadhan dengan beragam kegiatan berbagi seperti Batagor (Bagi Takjil On The Road) dan pemberian ifthar, Gerakan Qurban untuk Umat (Geranat), serta geber masjid, wakaf quran, hingga ziarah gen-z.
Rizka berharap McDays 2025 menjadi pintu keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Karena itu, Yayasan Mata Cinta akan terus memperkuat sinergi relawan dan memperluas jangkauan penerima manfaat agar semakin banyak anak yang merasakan kebahagiaan serupa di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga:Raih Banyak Alumni Lolos Seleksi APH dan Sekolah Kedinasan, Bimbel Terpadu Jadi Incaran PesertaBukti Konsistensi Layanan Gas Bumi, FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20
“Kami ingin kegiatan ini menginspirasi lebih banyak orang untuk berbuat baik. Semoga masyarakat semakin tergerak membantu sesama dan mendukung kegiatan pendidikan yang memuliakan anak-anak,” tandasnya. (red)
