Deden menambahkan, pemerintah desa kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah sembari terus memantau kondisi pergerakan tanah yang diperkirakan masih berpotensi berkembang seiring intensitas hujan yang meningkat.
“Sambil mengevakuasi warga. Kami masih menunggu keputusan maupun kebijakan dari Pemda Bandung Barat,” tandasnya. (Wit)
