JABAR EKSPRES – Legenda Timnas Inggris sekaligus top skor sepanjang masa Premier League, Alan Shearer, mengungkapkan keraguannya terhadap rekrutan baru Manchester United, Benjamin Sesko.
Menurut Shearer, striker muda asal Slovenia tersebut belum mampu memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan kepada dirinya sejak bergabung dengan Manchester United.
Sesko datang ke Old Trafford sebagai salah satu investasi terbesar klub, namun kontribusinya sejauh ini dinilai masih jauh dari memuaskan.
Baca Juga:Guru DKV SMKN 3 Cimahi Ciptakan 'Simanis', Teknologi yang Menyatukan Data dan Mengubah Budaya SekolahBojan Hodak Kembali ke Bandung, Jawab Rumor Latih Timnas Indonesia!
Dari 12 penampilan awalnya, Sesko baru membukukan dua gol—angka yang dianggap terlalu minim untuk pemain dengan nilai transfer fantastis.
Manchester United mengeluarkan sekitar 74 juta paun untuk mendatangkannya dari RB Leipzig, berharap kehadirannya mampu menghidupkan kembali ketajaman lini depan.
Ia diproyeksikan menjadi solusi atas inkonsistensi Rasmus Hojlund, yang musim sebelumnya kesulitan tampil stabil.
Menariknya, pelatih MU Ruben Amorim sebenarnya menjadikan Viktor Gyokeres sebagai target prioritas.
Gyokeres adalah pemain yang pernah bekerja sama dengan Amorim di Sporting, namun justru memilih bergabung dengan Arsenal dengan biaya 64 juta paun.
Setelah gagal mengamankan Gyokeres, Amorim pun beralih kepada Sesko sebagai alternatif utama.
Namun performa sang striker muda belum juga menunjukkan sinyal meyakinkan, membuat sejumlah pihak mempertanyakan keputusan transfer tersebut.
Baca Juga:Guardiola Ngebet Minta Manchester City Datangkan Arda Guler, Madrid Tutup Pintu!Milan Inginkan Lewandowski, Tapi Mustahil 'Mendarat' di San Siro!
Alan Shearer secara gamblang mengatakan bahwa harga mahal yang dibayar MU tidak sebanding dengan output yang ditampilkan Sesko sejauh ini.
“Satu pemain yang harus tampil lebih baik untuk United adalah Benjamin Sesko,” ujar Shearer dalam wawancara dengan Betfair.
Shearer menilai Manchester United terlalu berani mengeluarkan dana besar untuk pemain yang belum memiliki rekam jejak kuat di level tertinggi.
Ia menambahkan bahwa awal karier Sesko di Inggris berjalan sangat berat dan tidak menunjukkan prospek yang mengesankan.
Meski begitu, kondisi keseluruhan tim Manchester United dinilai lebih baik dibandingkan musim lalu yang berjalan sangat buruk.
Pada musim sebelumnya, United hanya mampu finis di posisi ke-15 Premier League di bawah komando Amorim.
Mereka bahkan gagal meraih gelar Liga Europa setelah dikalahkan oleh Tottenham, tim yang musim itu berada di papan bawah.
