Pasca Insiden Mahasiswi Jatuh, Unpak Evaluasi Gedung dan Dampingi Korban!

Universitas Pakuan Bogor Pastikan Pendampingan Penuh untuk Mahasiswi yang Terjatuh dari Lantai Tiga Gedung FEB
Rektor Universitas Pakuan Kota Bogor, Prof. Didik Notosudjono, bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, Towaf Totok Irawan, dan pihak terkait lainnya saat memberikan keterangan di Universitas Pakuan Kota Bogor, Kamis (13/11/2025). Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres
0 Komentar

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, Towaf Totok Irawan, menyampaikan bahwa korban saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor. Adapun kondisi korban saat ini dilaporkan telah sadar dan berangsur membaik.

“Atas permintaan keluarga, korban telah dipindahkan ke RSUD Ciawi dari RS Maya Pada karena lebih dekat dari rumah. Berdasarkan informasi terakhir, korban sudah sadar, namun masih berbicara belum stabil. Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan CT scan dan MRA, tapi hasilnya belum keluar dan kami masih menunggu laporan medisnya,” ujar Towaf.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan di kampus, korban dikenal aktif mengikuti perkuliahan dan tidak memiliki catatan masalah sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi emosional korban disebut cenderung murung dan prestasinya menurun.

Baca Juga:Joan Laporta Tegas Bantah Rumor Kembalinya Lionel Messi ke Barcelona pada 2026Tottenham Siap Tebus Takefusa Kubo Rp1 Triliun, Real Madrid Jadi Pihak yang Paling Untung

“Setelah ujian, dia memisahkan diri dari teman-temannya dan duduk di balkon sebelum akhirnya terjatuh. Tidak ada orang lain di sekitar lokasi. Dari pengawasan kami, tidak ditemukan adanya indikasi bullying atau tekanan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Towaf menambahkan, pihak kampus hingga kini masih menunggu keterangan lebih lanjut dari keluarga korban yang masih dalam kondisi shock. Namun, berdasarkan komunikasi awal, keluarga menyampaikan bahwa tidak ada permasalahan yang mencolok di rumah sebelum kejadian.

Towaf pun berharap seluruh masyarakat dan sivitas akademika dapat menghormati privasi korban serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami berharap masyarakat dapat menghormati privasi korban dan keluarganya, serta bersama-sama mendoakan kesembuhannya agar dapat kembali beraktivitas dan berkuliah seperti sedia kala,” tuturnya.

Adapun pihak kampus telah menyerahkan seluruh bukti pendukung kepada kepolisian, termasuk rekaman CCTV, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Universitas Pakuan akan sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

0 Komentar