Dengan kondisi ini, maka aplikasi VIR telah terbukti secara nyata sebagai aplikasi penipuan investasi bodong. Total kerugian anggotanya bisa mencapai miliaran rupiah karena aplikasi ini sudah menyebar luar hingga kebeberapa pulau di Indonesia.
Apalagi yang disasar adalah orang-orang tua di daerah-daerah yang kurang melek teknologi, sehingga tidak bisa mencari tahu tentang legalitas dan keamanan aplikasi. Mereka hanya disuguhi tentang keuntungan, bonus, komisi dan hadiah yang akan diperoleh jika investasi di aplikasi ini.
Akhirnya, kini banyak sekali korban aplikasi VIR yang mengaku mengalami kerugian besar, dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Padahal uang untuk deposit diperolehnya dengan susah payah, ada yang menjual aset dan barang berharganya, seperti rumah, tanah hingga sawah, bahkan ada yang sampai utang pinjol.
Baca Juga:Aplikasi VIR fix SCAM, Tarik Pajak Jika Member Mau WD, Benarkah Bisa Cair?4 Adab Penting Dalam Berteman, Agar Awet Hingga ke Surga
Kini mereka mengaku stress karena kehilangan semua hartanya dan masih harus menanggung utang pinjol.
